Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tiga Universitas di Kashmir Batalkan Kerja Sama dengan LSM AS

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Senin, 13 April 2026 - 08:52 WIB

Senin, 13 April 2026 - 08:52 WIB

2 Views

Mahasiswa di Kashmir. (Indian Express)

Srinagar, MINA – Tiga universitas di Lembah Kashmir secara serentak membatalkan nota kesepahaman (MoU) mereka dengan Kashmir Care Foundation (KCF), sebuah LSM yang berbasis di Amerika Serikat.

Ketiga universitas tersebut Adalah Universitas Kashmir, Universitas Sains dan Teknologi Islam (IUST) dan Universitas Sains dan Teknologi Pertanian Sher-e-Kashmir (SKUAST) Srinagar. Indian Express melaporkan, Senin (13/4).

Alasan pembatalan, menurut surat resmi dari masing-masing universitas, adalah karena setelah ditinjau oleh otoritas yang berwenang, MoU tersebut dinilai bertentangan dengan “kepentingan kelembagaan yang lebih besar”.

MoU dengan KCF awalnya ditandatangani pada 15 Desember 2025. Tujuannya untuk memajukan inisiatif pendidikan melalui lokakarya, seminar, dan kegiatan akademik lainnya di bidang STEM (sains, teknologi, teknik, dan matematika), humaniora, serta bidang terkait.

Baca Juga: Gadis Iran Raih Emas Olimpiade Penemuan Malaysia, Didedikasikan untuk Pelajar Minab

KCF sendiri adalah LSM yang berbasis di Atlanta, Georgia, AS. Organisasi ini menggambarkan dirinya didirikan dengan visi “memberdayakan pemuda Kashmir”.

Universitas Kashmir dalam surat dari panitera Dr. Naseer Iqbal menyatakan bahwa MoU diakhiri segera karena tidak lagi menguntungkan institusi.

Adapun Universitas Sains dan Teknologi Islam (IUST) melalui panitera Prof. Abdul Wahid Makhdoomi juga membatalkan MoU tersebut, terutama yang berkaitan dengan inisiatif kolaboratif di bidang teknologi baru.

Sedangkan Universitas SKUAST mengeluarkan memo singkat yang menyatakan pembatalan surat perjanjian dengan KCF berlaku segera.

Baca Juga: Pakistan Terus Dorong Diplomasi, Upaya Damai AS-Iran Belum Berhenti

Presiden KCF, Altaf Lal, mengaku telah merespons surat pembatalan dari masing-masing universitas dan rektor. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Arab Saudi Mulai Berlakukan Pembatasan Masuk Mekkah Jelang Musim Haji 2026

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Breaking News
Breaking News