Washington, MINA – Presiden AS Donald Trump pada Selasa (6/1) mengklaim bahwa otoritas sementara di Venezuela akan mengirim antara 30 hingga 50 juta barel minyak yang dikenai sanksi ke Amerika Serikat, berdasarkan perjanjian baru yang menurutnya akan menguntungkan kedua negara.
Menurut Trump, minyak berkualitas tinggi dan yang dikenai sanksi tersebut akan dijual dengan harga pasar. Al-Mayadeen melaporkan.
Ia menyatakan bahwa pendapatan yang dihasilkan akan berada di bawah kendali langsungnya sebagai Presiden. Ia mengklaim bahwa dana tersebut akan membantu rakyat Venezuela dan Amerika Serikat.
“Saya senang mengumumkan bahwa Otoritas Sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 JUTA Barel Minyak Berkualitas Tinggi yang Dikenai Sanksi, kepada Amerika Serikat,” kata Trump dalam sebuah unggahan di akun media sosial resminya, Selasa.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
“Minyak ini akan dijual dengan Harga Pasarnya, dan uang itu akan dikendalikan oleh saya… untuk memastikan uang itu digunakan untuk kepentingan rakyat Venezuela dan Amerika Serikat,” tambahnya.
Trump mengatakan, ia telah menginstruksikan Menteri Energi AS Chris Wright untuk segera melaksanakan rencana tersebut. Minyak tersebut dilaporkan akan diangkut melalui kapal penyimpanan dan dikirim langsung ke dermaga bongkar muat di AS. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
















Mina Indonesia
Mina Arabic