Ankara, MINA – Turkiye mengecam serangan mematikan militer Israel yang menargetkan pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) di Lebanon Selatan.
Serangan Israel itu menewaskan tiga pasukan penjaga perdamaian asal Indonesia dan melukai beberapa lainnya.
Dalam sebuah pernyataan pada Selasa (31/3), Kementerian Luar Negeri Turkiye menyampaikan belasungkawa kepada pemerintah dan rakyat Indonesia atas gugurnya personel PBB yang bertugas di bawah UNIFIL.
“Serangan terhadap lembaga-lembaga PBB dan personel penjaga perdamaian merupakan pelanggaran serius terhadap hukum internasional,” kata Kemenlu Turkiye.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Pernyataan menekankan bahwa mereka yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban.
Turkiye juga memperingatkan bahwa kehadiran Israel di Lebanon berkontribusi pada meningkatnya ketegangan dan ketidakstabilan di wilayah tersebut.
Turkiye menegaskan kembali seruannya kepada komunitas internasional, mendesak diakhirinya ekspansionisme, agresi, dan pendudukan Israel. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic