Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

UIN Ar-Raniry Aceh Buka Prodi Kedokteran, Terima Mahasiswa Baru Tahun Ini

Rudi Hendrik Editor : Sri Astuti - Kamis, 30 Juli 2026 - 17:23 WIB

Kamis, 30 Juli 2026 - 17:23 WIB

65 Views ㅤ

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg. (Foto: UIN Ar-Raniry)

Banda Aceh, MINA — Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh selangkah lagi membuka Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter.

Kampus tersebut menargetkan dapat menerima mahasiswa baru pada tahun ini setelah menjalani evaluasi lapangan dari Direktorat Kelembagaan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Evaluasi pembukaan program studi kedokteran berlangsung secara hybrid, Kamis (30/7) dengan pusat kegiatan di Auditorium Prof Ali Hasjmy UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Tahapan evaluasi tersebut menjadi bagian penting sebelum izin operasional diterbitkan. Tim evaluator melakukan penilaian terhadap kesiapan universitas, meliputi dokumen akademik, kurikulum, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta dukungan rumah sakit pendidikan.

Baca Juga: Kunjungi Mesir, MUI Bahas Peluang Beasiswa bagi Pelajar Indonesia

Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof Dr Mujiburrahman MAg mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan seluruh kebutuhan pembukaan Program Studi Kedokteran sesuai standar yang ditetapkan pemerintah.

“Alhamdulillah, dengan dukungan seluruh sivitas akademika, Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten Pidie, dan Pemerintah Kota Banda Aceh, seluruh instrumen, dokumen, sumber daya manusia, fasilitas fisik, serta sarana dan prasarana telah kami siapkan secara serius,” kata Mujiburrahman.

Menurut dia, evaluasi lapangan menjadi kesempatan bagi UIN Ar-Raniry Banda Aceh untuk memperoleh masukan dari tim evaluator sekaligus memastikan seluruh persyaratan pembukaan program studi terpenuhi.

Mujiburrahman mengatakan pendirian Fakultas Kedokteran bukan sekadar penambahan program studi baru, tetapi menjadi bagian dari strategi universitas dalam memperkuat kontribusi terhadap pembangunan kesehatan di Aceh.

Baca Juga: Mengembalikan Jiwa yang Hilang dalam Pola Interaksi Keluarga Era Digital

“Kami ingin melahirkan dokter Muslim yang tidak hanya kompeten dalam bidang medis, tetapi juga memiliki integritas, etika, kepekaan sosial, dan nilai-nilai keislaman yang kuat sehingga mampu memberikan pelayanan kesehatan yang paripurna kepada masyarakat,” ujarnya. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Wamen Komdigi Dorong Perguruan Tinggi Ambil Peran dalam Pengembangan Ekosistem AI

Rekomendasi untuk Anda