Beirut, MINA — Universitas Amerika di Beirut (American University of Beirut/AUB) mengumumkan pengalihan seluruh kegiatan pendidikan ke pembelajaran online selama dua hari sebagai langkah pencegahan menyusul ancaman Iran terhadap institusi Amerika di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataan resminya, American University of Beirut (AUB) menyebutkan telah menerima laporan mengenai potensi ancaman yang menargetkan lembaga pendidikan Amerika.
Pihak universitas menegaskan bahwa mereka terus memantau situasi secara cermat dan melakukan verifikasi atas informasi yang beredar di berbagai laporan media.
Meski demikian, manajemen American University of Beirut (AUB) menekankan bahwa hingga saat ini tidak ada ancaman langsung yang terkonfirmasi terhadap kampus maupun pusat medis afiliasinya.
Baca Juga: Raja Yordania: Ambisi Ekspansionis Israel Ancaman Terbesar Masa Depan Kawasan
AUB juga mengimbau seluruh mahasiswa dan staf agar hanya mengandalkan komunikasi resmi universitas untuk memperoleh informasi terbaru terkait ancaman Iran terhadap institusi Amerika.
American University of Beirut (AUB) kembali menegaskan penolakannya terhadap segala bentuk kekerasan.
Dalam keterangannya, AUB menyoroti pentingnya melindungi institusi pendidikan dan layanan kesehatan dari dampak konflik, serta menegaskan komitmennya terhadap misi akademik dan medis di tengah meningkatnya ketegangan kawasan.
Langkah American University of Beirut (AUB) ini diambil setelah pernyataan dari Islamic Revolutionary Guard Corps (Garda Revolusi Iran) yang mengancam akan menargetkan universitas-universitas Amerika di Timur Tengah.
Baca Juga: Knesset Baru Israel akan Gelar Sidang Perdana 10 November
Ancaman Iran tersebut disebut sebagai respons atas dugaan serangan Amerika Serikat dan Zionis Israel yang merusak universitas di Iran.
Garda Revolusi Iran memperingatkan bahwa apabila Washington tidak secara resmi mengutuk serangan tersebut, maka institusi Amerika di kawasan dapat menjadi sasaran serangan balasan.
Bahkan, mereka menyarankan mahasiswa dan staf untuk menjaga jarak setidaknya satu kilometer dari kampus yang dinilai sebagai target potensial ancaman Iran terhadap institusi Amerika.
Sejumlah universitas Amerika diketahui memiliki cabang di kawasan tersebut, termasuk Texas A&M University di Qatar dan New York University Abu Dhabi, yang turut berada dalam sorotan terkait ancaman Iran terhadap institusi Amerika.
Baca Juga: Ukraina Catat 292 WNI Diduga Bergabung dengan Militer Rusia
Ancaman Iran terhadap institusi Amerika ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan regional.
Laporan terbaru juga menyebutkan adanya ledakan di Teheran yang berdampak pada Iran University of Science and Technology, menyebabkan kerusakan struktural tanpa adanya korban jiwa.
Situasi ini semakin mempertegas kekhawatiran akan eskalasi konflik yang dapat berdampak pada sektor pendidikan di kawasan Timur Tengah, termasuk American University of Beirut (AUB) dan institusi Amerika lainnya. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Demo Gen Z Jerman Berujung Ricuh di Hamburg, Frankfurt, dan Berlin
















Mina Indonesia
Mina Arabic