Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Utusan BoP Bertemu Pejabat Israel untuk Bahas Akses Bantuan ke Gaza

sri astuti Editor : Widi Kusnadi - Selasa, 5 Mei 2026 - 00:29 WIB

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:29 WIB

57 Views ㅤ

Koordinator Khusus PBB untuk Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov. (Foto: dok. Alchetron.com)

Washington, MINA – Utusan utama Dewan Perdamaian Presiden AS Donald Trump untuk Gaza, Nickolay Mladenov mengadakan pembicaraan pada Senin (4/4) dengan pejabat senior Israel mengenai situasi di wilayah Palestina tersebut.

Mladenov rencananya meminta Israel untuk melonggarkan pembatasan masuknya pasokan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang diblokade dan membatasi operasi militernya di sana, menurut situs berita The Times of Israel.

Kunjungan ke Israel ini dilakukan setelah utusan tersebut mengadakan pembicaraan dengan Hamas di Mesir mengenai implementasi rencana gencatan senjata Gaza Trump.

Tidak ada detail yang diberikan tentang isi diskusi antara kedua pihak, tetapi media Israel mengklaim bahwa pembicaraan Mladenov dengan kelompok tersebut untuk perlucutan senjata telah gagal.

Baca Juga: Netanyahu Tersingkir, Presiden Israel Isaac Herzog Tunjuk Gadi Eisenkot Bentuk Pemerintahan

Menurut The Times of Israel, Hamas bersikeras masalah senjata hanya dapat dibahas sebagai bagian dari kerangka kerja yang berpuncak pada pembentukan negara Palestina.

Hamas belum mengeluarkan pernyataan apa pun tentang pembicaraan dengan Mladenov atau komentar apa pun tentang laporan media Israel.

Pada 29 September 2025, Trump mengumumkan rencana tiga tahap untuk mengakhiri perang Israel selama dua tahun di Gaza, termasuk gencatan senjata, penarikan sebagian, pembebasan sandera Israel, dan masuknya truk bantuan.

Meskipun Hamas membebaskan semua sandera Israel di bawah fase pertama kesepakatan tersebut, Israel tidak sepenuhnya mematuhi gencatan senjata dan terus melakukan serangan, menewaskan lebih dari 830 orang dan melukai hampir 2.350 lainnya sejak gencatan senjata.

Baca Juga: Israel Tetap Serang Gaza Meski Banjir Rendam Ribuan Tenda Pengungsi

Tel Aviv juga menolak untuk mengizinkan jumlah pasokan kemanusiaan yang disepakati masuk ke wilayah tersebut, di mana sekitar 2,4 juta warga Palestina, termasuk 1,5 juta pengungsi, menghadapi kondisi kemanusiaan yang parah.

Fase kedua dari rencana Trump mencakup penarikan Israel yang lebih luas dari Gaza, rekonstruksi, dan dimulainya pelucutan senjata faksi-faksi, yang semuanya belum tercapai.

Israel telah menewaskan lebih dari 72.600 orang, sebagian besar perempuan dan anak-anak, dan melukai lebih dari 172.000 lainnya dalam serangan brutal di Gaza sejak Oktober 2023. []

 

Baca Juga: Pemukim Israel Serang Petani Palestina dan Curi Hasil Panen

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Indonesia
Board of Peace Tegaskan Tak Akan Bekerja Sama dengan UNRWA di Gaza
Palestina
Palestina