Washington, MINA – Amerika Serikat akan mengirim delegasi tingkat tinggi untuk melakukan pembicaraan langsung dengan Iran di Pakistan, dengan Wakil Presiden JD Vance ditunjuk memimpin tim negosiasi tersebut sebagai bagian dari tindak lanjut gencatan senjata terbaru.
Rencana perundingan ini dijadwalkan dimulai pada 11 April 2026 di Islamabad, di tengah upaya kedua negara meredakan konflik yang sebelumnya memanas.
Gedung Putih menyebut momentum gencatan senjata telah membuka peluang baru bagi tercapainya kesepakatan damai jangka panjang di kawasan Timur Tengah. Al-Jazeera melaporkan, Kamis (9/4).
Sekretaris Pers Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan, jeda konflik saat ini menjadi “celah strategis” untuk mendorong proses diplomasi.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Ia menegaskan, Washington memandang hasil operasi militernya telah mencapai sejumlah tujuan utama, termasuk melemahkan kemampuan militer Iran, sehingga membuka ruang negosiasi yang lebih kuat bagi AS.
Delegasi Amerika akan turut melibatkan sejumlah tokoh penting, termasuk utusan khusus yang berpengalaman dalam diplomasi Timur Tengah.
Mereka dijadwalkan bertemu langsung dengan perwakilan Iran guna membahas berbagai proposal perdamaian, meskipun rincian agenda dan poin kesepakatan masih belum diungkap secara terbuka.
Di sisi lain, situasi di lapangan masih diwarnai ketegangan, terutama terkait keamanan jalur strategis Selat Hormuz. Iran sebelumnya memperingatkan kapal-kapal yang melintas tanpa izin, sementara AS mendesak agar jalur tersebut dibuka kembali secara aman untuk menjaga stabilitas pasokan energi global.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Perundingan di Pakistan menjadi tahap krusial dalam menentukan arah konflik ke depan. Jika berhasil, dialog ini tidak hanya berpotensi mengakhiri konfrontasi militer AS-Iran, tetapi juga meredakan ketegangan regional yang melibatkan aktor lain seperti Israel dan negara-negara Teluk. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic