Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

WHO: 100.000 Anak Gaza Menderita Kekurangan Gizi

Ali Farkhan Tsani Editor : Widi Kusnadi - Senin, 22 Desember 2025 - 07:53 WIB

Senin, 22 Desember 2025 - 07:53 WIB

6 Views ㅤ

WHO: 100.000 Anak Gaza Menderita Kekurangan Gizi
Anak Palestina di Jalur Gaza menderita kelaparan. (Foto: x)

New York, MINA – Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia di bawah PBB (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus, memperingatkan pada Ahad (21/12) tentang meningkatnya risiko kelaparan di Jalur Gaza, dengan menekankan lebih dari 100.000 anak-anak akan menderita kekurangan gizi akut pada April mendatang.

Ghebreyesus menambahkan dalam sebuah unggahan di platform X, upaya mengatasi kelaparan di Jalur Gaza masih sangat rapuh, dengan 37.000 wanita hamil dan menyusui, yang juga kekurangan gizi. Seperti dilaporkan Quds Press.

“Skenario terburuknya, jika konflik kembali terjadi dan bantuan kemanusiaan terhenti, seluruh sektor dapat menghadapi risiko kelaparan pada pertengahan April 2026,” ujarnya.

Ia mencatat, rakyat Jalur Gaza menderita akibat kerusakan infrastruktur yang meluas, runtuhnya mata pencaharian, dan penurunan produksi pangan lokal, di samping pembatasan operasi kemanusiaan, yang memperburuk krisis kemanusiaan.

Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900

Dia menambahkan, hanya sekitar 50% fasilitas kesehatan di Jalur Gaza yang beroperasi, itupun hanya sebagian. Perlengkapan dan peralatan medis dasar pun mengalami prosedur masuk yang rumit dan pembatasan yang ketat.

Ghebreyesus  mendesak masuknya pasokan dan peralatan medis penting ke rumah sakit di Jalur Gaza, untuk meningkatkan layanan penyelamatan jiwa dan memperluas akses ke perawatan kesehatan mengingat krisis yang semakin memburuk. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa

Rekomendasi untuk Anda

Palestina
Palestina
Palestina
Internasional