Mardin, MINA – Seorang wisatawan asal Korea Selatan yang sedang berkunjung ke Mardin—kota di wilayah tenggara Turkiye yang terkenal dengan arsitektur kuno dan sejarahnya yang kaya—memutuskan memeluk Islam selama perjalanannya. Wisatawan tersebut diketahui bernama Shaevn.
Dilansir dari The Islamic Information pada Rabu (16/9), menurut Kantor Mufti Distrik Artuklu, Shaevn memutuskan untuk menjadi Muslim saat sedang menjelajahi kota tersebut. Pihak kantor kemudian menyelenggarakan upacara resmi untuk menandai peristiwa masuk Islamnya.
Upacara tersebut berlangsung di Kantor Mufti dan dipimpin oleh Mufti Distrik Artuklu, Suleyman Baran. Dalam upacara itu, Shaevn mengucapkan syahadat dan resmi menjadi seorang Muslim.
Setelah upacara, Shaevn memilih nama “Abdullah” sebagai nama Islamnya. Baran kemudian memberikan sebuah Al-Qur’an kepada Abdullah sebagai kenang-kenangan atas peristiwa tersebut.
Baca Juga: Presiden Nigeria Tinubu Masuki Ka’bah dan Shalat di Dalamnya
Mardin dikenal karena bangunan-bangunan bersejarah serta budayanya yang telah dibentuk oleh berbagai peradaban selama berabad-abad. Kota ini menarik banyak pengunjung, baik dari dalam negeri Turkiye maupun dari luar negeri. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Prodi Bahasa Indonesia di Universitas Al-Azhar Diminati 600 Mahasiswa
















Mina Indonesia
Mina Arabic