Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2.212 Jamaah Haji Lampung Telah Kembali ke Tanah Air, 11 Orang Wafat di Tanah Suci

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 11 Juni 2026 - 23:14 WIB

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:14 WIB

92 Views ㅤ

jamaah haji (foto : MINA)

Bandar Lampung, MINA – Sebanyak 2.212 jamaah haji asal Provinsi Lampung yang tergabung dalam lima kelompok terbang (kloter) telah tiba di Tanah Air dengan selamat. Sementara itu, hingga masa pemulangan haji 2026, tercatat 11 jamaah asal Lampung wafat saat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Ansori F. Citra, mengatakan proses pemulangan jamaah haji Lampung masih terus berlangsung.

“Hingga kini sudah lima kelompok terbang (kloter) yang tiba di Asrama Haji Rajabasa atau sekitar 2.212 orang haji,” kata Ansori di Bandar Lampung, Kamis (11/6).

Ia menjelaskan, dari total 14 kloter jamaah haji Lampung tahun ini, masih terdapat sembilan kloter yang belum kembali ke Indonesia. Setiap kloter berjumlah sekitar 445 jamaah.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Menurutnya, kloter terakhir jamaah haji Lampung dijadwalkan tiba di Tanah Air pada 29 Juni 2026, dengan catatan seluruh proses pemulangan berjalan sesuai jadwal.

“Untuk kloter terakhir Lampung yang pulang ke tanah air atau ke Asrama Haji Rajabasa dijadwalkan pada 29 Juni apabila semua berjalan lancar,” ujarnya.

Di tengah proses pemulangan tersebut, Kanwil Kemenag Lampung juga mencatat sebanyak 11 jamaah haji asal Lampung meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi. Para jamaah yang wafat berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Lampung.

Mereka di antaranya berasal dari Kabupaten Lampung Utara, Lampung Timur, Pringsewu, Mesuji, Tanggamus, Tulang Bawang, dan Lampung Barat.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Ansori mengatakan seluruh jamaah yang wafat akan mendapatkan hak asuransi sesuai ketentuan yang berlaku. Besaran santunan yang diberikan setara dengan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun 2026.

“Mereka yang wafat akan mendapatkan asuransi sebesar Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) tahun ini,” katanya.

Pada musim haji 2026, Provinsi Lampung memperoleh kuota sebanyak 5.827 jamaah yang terbagi dalam 14 kelompok terbang. Pemerintah berharap seluruh jamaah yang masih berada di Tanah Suci dapat menyelesaikan rangkaian ibadah dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda