Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

4 Kapal Ditembak Iran di Selat Hormuz, Ketegangan Teluk Kian Memanas

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 28 Mei 2026 - 14:19 WIB

Kamis, 28 Mei 2026 - 14:19 WIB

66 Views ㅤ

Penampakan kapal yang diserang Iran (Gambar: dok. SANA)

Teheran, MINA – Ketegangan di kawasan Teluk kembali meningkat setelah militer Iran dilaporkan melepaskan tembakan ke empat kapal di Selat Hormuz, tidak lama setelah Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap wilayah Iran.

Insiden terbaru tersebut memicu kekhawatiran baru terhadap keamanan jalur pelayaran energi paling strategis di dunia. Press TV melaporkan, Kamis (28/5).

Laporan media internasional menyebutkan, aksi penembakan terjadi di tengah meningkatnya konfrontasi antara Teheran dan Washington dalam beberapa pekan terakhir.

Selat Hormuz selama ini menjadi titik panas karena dilalui sekitar seperlima distribusi minyak dunia, sehingga setiap eskalasi di kawasan itu berpotensi mengguncang pasar energi global.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Sejumlah laporan sebelumnya juga menyebut Iran memperketat kontrol pelayaran di Selat Hormuz dan memperingatkan kapal asing agar tidak melintas tanpa izin. Garda Revolusi Iran (IRGC) bahkan disebut telah meningkatkan patroli laut setelah ancaman blokade dan operasi militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.

Sementara itu, badan keamanan maritim Inggris sebelumnya melaporkan adanya penembakan terhadap kapal tanker di kawasan yang sama. Insiden-insiden berulang tersebut memperlihatkan bahwa jalur laut internasional itu masih berada dalam kondisi sangat rentan terhadap konflik bersenjata.

Pengamat keamanan internasional menilai, eskalasi terbaru dapat memperburuk stabilitas Timur Tengah dan memicu lonjakan harga minyak dunia apabila lalu lintas kapal terganggu.

Selain menjadi jalur utama ekspor minyak negara-negara Teluk, Selat Hormuz juga merupakan rute vital perdagangan global yang menghubungkan Teluk Persia dengan Laut Arab dan Samudra Hindia.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Hingga kini belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa maupun kerusakan besar akibat penembakan tersebut. Namun, sejumlah negara Barat dilaporkan terus memantau perkembangan situasi dan meningkatkan kesiagaan armada laut mereka di kawasan Teluk untuk mengantisipasi meluasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Palestina
Internasional
Internasional
Internasional