Tel Aviv, MINA – Lebih dari 420 aktivis dari Global Sumud Flotilla yang ditahan secara ilegal oleh Israel setelah serangan terhadap kapal mereka di perairan internasional sedang diterbangkan ke Turkiye dengan penerbangan Turkish Airlines pada Kamis (21/5).
Menurut Anadolu Agency, para aktivis dipindahkan dari Penjara Ketziot di Gurun Negev ke Bandara Ramon di selatan Israel, di mana proses deportasi diselesaikan.
Lebih dari 420 aktivis, termasuk 78 warga negara Turkiye, kemudian dinaikkan ke tiga pesawat Turkish Airlines yang terpisah di Bandara Ramon.
Pesawat pertama yang membawa aktivis lepas landas menuju Istanbul setelah prosedur dikoordinasikan oleh Kementerian Luar Negeri Turki, sementara penerbangan sisanya juga diharapkan tiba di kota Turki tersebut pada Kamis sore.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Menteri Luar Negeri Turkiye, Hakan Fidan mengatakan, penerbangan khusus telah direncanakan untuk membawa warga Turki dan peserta dari negara ketiga yang terlibat dalam Global Sumud Flotilla kembali ke Turki.
Armada bantuan kemanusiaan Global Sumud mengatakan, semua 50 kapal dalam konvoinya telah disita oleh Israel setelah serangan di perairan internasional.
Armada tersebut, yang membawa 428 orang dari 44 negara, berangkat pada Kamis lalu dari distrik Marmaris, Turkiye, dalam upaya baru untuk menerobos blokade ilegal Israel yang diberlakukan di Jalur Gaza sejak 2007.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic