Al-Quds, MINA – Sejumlah 448 Pemukim illegal Yahudi menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa pada Kamis (9/4), hari pertama pembukaan kembali setelah ditutup oleh pendudukan sejak 28 Februari.
Departemen Wakaf Islam di Yerusalem mengatakan kepada Anadolu para pemukim menyerbu kompleks Al-Aqsa selama periode pagi dan siang.
Saksi mata mengatakan, para pemukim masuk melalui Bab al-Magharibah di sisi barat kompleks, di bawah pengawalan ketat polisi pendudukan Israel.
Mereka menambahkan, serangan itu disertai dengan pelanggaran, termasuk nyanyian keras, tarian, dan ritual.
Baca Juga: Ben-Gvir Ikut Terlibat Pembongkaran Paksa Rumah Keluarga Palestina di Yerusalem Timur
Otoritas pendudukan telah menutup gerbang masjid pada 28 Februari, dengan alasan mencegah pertemuan selama masa perang dengan Iran, sejalan dengan instruksi militer.
Sejak itu, akses ke situs tersebut dibatasi untuk penjaga masjid dan beberapa karyawan Departemen Wakaf Islam.
Kompleks itu dibuka kembali pada Subuh pada Kamis, dengan ribuan kaum muslimin melakukan shalat berjamaah di dalamnya.
Saksi mata juga mengatakan polisi Israel menahan tiga jamaah dari dalam kompleks tanpa memberikan alasan. []
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Mi’raj News Agency ( MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic