Teheran, MINA – Iran mengeklaim telah berhasil menghancurkan jet siluman milik Amerika Serikat (AS) dengan menggunakan rudal Majid, senjata terbaru yang dikembangkan oleh Pasukan Pengawal Revolusi Islam (IRGC).
Serangan ini menjadi sorotan internasional karena dianggap sebagai ancaman serius terhadap superioritas udara AS di kawasan Timur Tengah. Press TV melaporkan, Senin (23/3).
Rudal Majid mampu menembus sistem pertahanan canggih jet siluman F-35 yang digunakan oleh AS, sebuah teknologi yang selama ini dianggap sulit untuk dihancurkan.
Serangan ini terjadi di wilayah udara yang dekat dengan perbatasan Iran, saat pesawat tempur AS berusaha melaksanakan misi pengintaian di wilayah yang dikuasai oleh Iran.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Majid merupakan rudal balistik jarak menengah yang diluncurkan dari darat dan dirancang untuk menghancurkan target-target strategis, termasuk pesawat tempur modern.
Rudal ini dilengkapi dengan teknologi peluncuran presisi tinggi, memungkinkan Iran untuk menyerang sasaran yang bergerak cepat dengan tingkat akurasi yang sangat tinggi.
Pesawat F-35 yang menjadi sasaran serangan adalah bagian dari armada udara canggih AS yang digunakan untuk misi pengawasan dan pengintaian di wilayah tersebut.
Kegagalan pesawat tersebut dalam menghindari serangan Majid menandai kemajuan signifikan dalam kemampuan militer Iran, yang selama ini fokus mengembangkan rudal-rudal balistik sebagai bagian dari strategi pertahanan.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Serangan tersebut memperlihatkan bahwa Iran telah berhasil meningkatkan kapabilitasnya dalam menghadapi dominasi udara AS, yang telah menguasai ruang udara Timur Tengah selama bertahun-tahun.
Sebelumnya, Iran sempat meluncurkan beberapa rudal balistik terhadap target-target militer AS dan sekutunya, namun serangan terhadap jet siluman F-35 ini dianggap sebagai pencapaian besar dalam kemampuan teknologi pertahanan mereka. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic