Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keseruan Umat Muslim Eropa Shalat Idul Adha di Masjid dan Lapangan

Hasanatun Aliyah Editor : Widi Kusnadi - Rabu, 27 Mei 2026 - 22:20 WIB

Rabu, 27 Mei 2026 - 22:20 WIB

34 Views

Ilustrasi: Muslim Inggris di Hari Raya Idul Adha 2023. (Foto: QNN)

Brussels, MINA – Suasana khidmat dan penuh kebersamaan menyelimuti masjid-masjid dan lapangan di berbagai kota Eropa, Rabu pagi (27/5). Ribuan umat Muslim dari berbagai negara berkumpul untuk melaksanakan Shalat Idul Adha, menandai hari raya kurban dengan penuh syukur dan persatuan.

Di Italia, Masjid Agung Roma menjadi pusat keramaian. Karena jamaah yang membludak, Shalat Idul Adha terpaksa dilaksanakan dalam tiga gelombang. Situasi serupa juga terjadi di kota-kota besar lainnya seperti Milan, Naples, dan Turin. Anadolu melaporkan, Rabu (27/5).

Di Belanda, masjid-masjid diserbu jamaah sejak subuh. Di Pusat Islam Yildiz, Schiedam, para khatib menyampaikan pesan tentang berbagi, solidaritas, dan perdamaian. Suasana hangat terlihat saat jamaah saling bermaafan setelah Shalat Idul Adha.

Sementara itu, di kawasan Balkan, mulai dari Kosovo, Albania, Bosnia, hingga Serbia perayaan Idul Adha berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan. []

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Di Bosnia dan Herzegovina, ribuan jamaah memadati masjid-masjid bersejarah di Sarajevo sejak pagi hari. Banyak warga mengenakan pakaian tradisional khas Balkan sambil membawa keluarga mereka untuk mengikuti rangkaian ibadah dan silaturahmi Idul Adha.

Di Brussels, Belgia, umat Muslim dari berbagai latar belakang etnis terlihat memenuhi pusat-pusat ibadah dan area terbuka yang telah disiapkan pemerintah setempat. Sejumlah komunitas Islam juga menggelar kegiatan sosial berupa pembagian makanan dan daging kurban kepada warga yang membutuhkan.

Media Anadolu melaporkan, suasana penuh persaudaraan tampak setelah pelaksanaan shalat, ketika jamaah saling bersalaman dan bertukar ucapan selamat Idul Adha dalam berbagai bahasa. Momentum tersebut menjadi simbol kuat persatuan umat Islam di tengah keberagaman budaya Eropa.

Di beberapa negara Eropa Barat, aparat keamanan dan pemerintah daerah turut membantu kelancaran pelaksanaan shalat Id dengan pengaturan lalu lintas dan penyediaan area parkir sementara. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jamaah yang datang sejak dini hari.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Perayaan Idul Adha tahun ini juga dimanfaatkan berbagai organisasi Muslim di Eropa untuk memperkuat dialog antaragama dan solidaritas sosial. Sejumlah komunitas membuka kegiatan terbuka bagi warga non-Muslim agar dapat mengenal tradisi Idul Adha dan makna pengorbanan dalam Islam. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Tausiyah
Ribuan Jamaah Shalat Idul Adha di Ponpes Al Fatah Cileungsi (foto: Sidik/MINA)
Indonesia
Artikel
Indonesia