Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Denmark Kembali Buka Kedutaan di Suriah Setelah 14 Tahun

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Rabu, 2 September 2026 - 13:46 WIB

Rabu, 2 September 2026 - 13:46 WIB

17 Views ㅤ

Ilustrasi bendera Suriah. (Foto: tuenews)

amaskus, MINA – Denmark membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus pada Senin (31/8) setelah penangguhan hubungan diplomatik selama bertahun-tahun yang dimulai sejak meletusnya pemberontakan dan perang saudara di Suriah.

Kantor Berita Suriah, SANA, melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen, didampingi Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani, membuka kembali kantor perwakilan tersebut “setelah jeda selama 14 tahun”.

“Sebuah babak baru sedang ditulis dalam hubungan Suriah-Denmark, dan langkah ini mendorong negara-negara Eropa lainnya untuk berinvestasi di Suriah dan mengikuti jejak tersebut,” kata Shaibani.

Sejumlah negara Eropa menutup kedutaan besar mereka dan memutus hubungan diplomatik dengan penguasa lama Bashar al-Assad setelah rezimnya menindak secara brutal aksi protes pada tahun 2011, yang memicu perang saudara selama hampir 14 tahun.

Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme

Otoritas baru Suriah, yang menggulingkan Assad pada Desember 2024, telah menjalin kembali hubungan diplomatik dengan komunitas internasional, termasuk negara-negara di Eropa,tempat ratusan ribu warga Suriah mengungsi selama konflik berlangsung.

Bulan lalu, Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa mengumumkan kesepakatan dengan mitranya dari Prancis, Emmanuel Macron, yang sedang berkunjung, untuk menempatkan duta besar baru, setelah kedutaan besar Prancis di Damaskus ditutup pada tahun 2012.

Pada bulan Juli 2025, Inggris memulihkan hubungan diplomatik penuh dengan Suriah setelah lebih dari satu dekade memutus hubungan.

Dan pada bulan Maret tahun yang sama, Jerman secara resmi membuka kembali kedutaan besarnya di Damaskus dalam kunjungan menteri luar negerinya, dua bulan setelah Spanyol mengibarkan bendera di kedutaan besarnya, yang juga dilakukan dengan kehadiran diplomat tinggi mereka yang sedang berkunjung.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Turki dan Qatar, sekutu utama otoritas baru Suriah, adalah negara-negara pertama yang membuka kembali kantor perwakilan mereka di Damaskus setelah tergulingnya Assad.[]

 

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Internasional
Dunia Islam
Dunia Islam
Internasional