Anggota DPR: Penembakan di Masjid Selandia Baru Tindakan Terorisme

Jakarta, MINA – Anggota Komisi I DPR RI Sukamta menyebut tindakan penembakan di dua masjid yang berada di Kota Cristchurch, Selandia Baru, pada Jumat (15/3) pukul 13.40 waktu setempat sebagai tindakan teroris yang keji.

“Jelas ini tindakan terorisme yang sangat keji. Di tengah upaya umat Islam menjaga perdamaian di manapun, ternyata ada upaya yang ingin merusaknya. Kami tidak ingin berspekulasi tentang tragedi ini. Tapi, apapun motif pelaku, kita tidak bisa menolerir segala bentuk tindakan terorisme,” katanya di Jakarta.

Ia mengimbau kepada dunia internasional agar menghentikan stigma terhadap umat Islam dan Islamofobia, dengan segala cara karena hanya akan mendorong orang-orang biadab dan hilang akal untuk melakukan tindakan anti kemanusiaan seperti ini.

Sementara itu terkait WNI yang ada di Selandia Baru, Sukamta mengaku langsung berkoordinasi dengan Kemenlu untuk memastikan ada tidaknya WNI yang menjadi korban.

“Kami juga mendorong agar KBRI bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga Muslim di sana, khususnya warga Indonesia,” ujar Sekretaris Fraksi PKS di DPR ini.

Ia meminta kepada aparat penegak hukum setempat agar penyelidikan kasus ini dilakukan dengan seadil-adilnya.

“Kami mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya menurut hukum yang berlaku, sebagaimana pelaku tindak terorisme selama ini yang telah dihukum seberat-beratnya,” katanya. (L/R06/RS2)

Mi’raj News Agency (MINA)