Riaydh, MINA – Arab Saudi telah memberi tahu pelanggan-pelanggannya di Eropa mengenai pembatalan sejumlah pengiriman minyak mentah yang dijadwalkan untuk dimuat pada akhir September, demikian dilaporkan Reuters dengan mengutip tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut.
Dilansir dari Al-Mayadeen pada Selasa (15/9), eksportir minyak mentah terbesar di dunia itu menutup jalur pipa Timur-Barat miliknya menyusul serangan yang menargetkan jalur tersebut pekan lalu, serta menghadapi tantangan akibat kemajuan pasukan Angkatan Bersenjata Yaman di wilayah Laut Merah dan gangguan pelayaran yang terus berlanjut di Selat Hormuz.
Sebelumnya, seorang sumber militer Yaman mengatakan kepada al-Masirah TV bahwa Angkatan Bersenjata Yaman telah melancarkan operasi terarah terhadap konsentrasi, penumpukan, dan bala bantuan pasukan Saudi di Gurun al-Jawf, sebelah utara wilayah al-Kanais.
Sumber tersebut menyatakan bahwa operasi itu dilakukan setelah pemantauan berkelanjutan terhadap pasukan Saudi dan kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan mereka di sepanjang perbatasan dan garis depan gurun.
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
Serangan tersebut berhasil mengenai sasaran secara langsung setelah pergerakan formasi target dilacak dan pengintaian intelijen dirampungkan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran
















Mina Indonesia
Mina Arabic