Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AS Resmi Buka Kembali Kedutaannya di Venezuela Setelah Penculikan Maduro

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 3 Februari 2026 - 08:36 WIB

Selasa, 3 Februari 2026 - 08:36 WIB

50 Views ㅤ

Peta Venezuela dan AS (Maps of World)

Caracas, MINA — Amerika Serikat (AS) secara resmi membuka kembali kedutaan besarnya di Venezuela, menandai fase baru dalam hubungan kedua negara yang sempat terputus selama tujuh tahun pada kepemimpinan Nicholas Maduro.

Pembukaan kembali misi diplomatik tersebut terjadi setelah perubahan signifikan dalam situasi politik Venezuela yang membuka jalan bagi normalisasi hubungan bilateral. Anadolu melaporkan, Selasa (3/2).

Kedutaan Besar AS di Caracas sempat ditutup sejak 2019 ketika Caracas dan Washington saling menarik duta besar masing-masing menyusul ketegangan politik yang memuncak setelah pemerintahan Presiden Venezuela saat itu, Nicolás Maduro, menolak dukungan AS terhadap tokoh oposisi Juan Guaidó sebagai presiden interim.

Laura Dogu, yang ditunjuk sebagai Charge d’Affaires untuk Venezuela, tiba di Bandara Internasional Simón Bolívar di Maiquetía guna memimpin kembali misi diplomatik AS di ibukota Venezuela.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Dalam akun resmi kedutaan di media sosial, Dogu menyatakan dirinya dan timnya “siap bekerja” untuk memajukan kembali hubungan kedua negara.

Menteri Luar Negeri Venezuela Yván Gil menyambut positif kehadiran diplomat AS itu, menyebutnya sebagai langkah penting dalam merumuskan peta jalan kerja sama bilateral yang mencakup dialog politik, kerja sama ekonomi, dan penanganan perbedaan melalui mekanisme diplomatik yang saling menghormati serta berlandaskan hukum internasional.

Kedatangan kembali perwakilan diplomatik AS juga terjadi bersamaan dengan inisiatif pemerintah interim Venezuela yang dipimpin Delcy Rodríguez, termasuk pengajuan RUU amnesti untuk membebaskan tahanan politik serta upaya memperbaiki stabilitas politik dalam negeri.

Pembukaan kembali kedutaan membuka peluang bagi koordinasi lebih luas dalam isu ekonomi, energi, dan konsuler yang telah lama tertunda.

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Hubungan diplomatik AS–Venezuela terputus sejak Februari 2019 ketika Presiden Maduro memutus hubungan setelah Washington memberikan dukungan politik kepada oposisi.

Sejak itu, urusan diplomatik AS di Venezuela ditangani melalui Venezuela Affairs Unit di Kedutaan AS di Bogotá, Kolombia, sementara kedutaan di Caracas tetap tutup. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur

Rekomendasi untuk Anda