Brussels, MINA – Amerika Serikat (AS) menolak visa para delegasi Palestina yang akan hadir di Sidang Umum PBB. Menyikapi hal itu, Uni Eropa mendesak Amerika Serikat untuk meninjau ulang keputusannya menolak visa bagi Presiden Mahmoud Abbas dan anggota delegasi Palestina untuk menghadiri sesi ke-81 Majelis Umum PBB di New York.
Juru bicara dinas diplomatik Uni Eropa dalam keterangannya yang dikutip Ahad (20/9), mengatakan blok tersebut menyesalkan perluasan penolakan visa masuk bagi anggota delegasi Palestina.
Ia mengingatkan perjanjian markas besar yang ada antara Amerika Serikat dan PBB serta kewajibannya sebagai negara tuan rumah, Washington harus meninjau ulang keputusan tersebut.
Pada Kamis (17/9), Majelis Umum PBB mengadopsi resolusi dengan suara 152 mendukung, tiga menolak, dan empat abstain.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Resolusi itu memungkinkan Negara Palestina berpartisipasi dalam debat umum tingkat tinggi secara virtual dan menyerukan Amerika Serikat membalikkan keputusannya yang mencegah delegasi Palestina hadir secara langsung.
Kementerian Luar Negeri dan Urusan Ekspatriat Palestina mengatakan AS mengabaikan reformasi yang telah dilaksanakan Negara Palestina, termasuk menyatukan sistem perlindungan sosial berdasarkan kebutuhan sosial dan ekonomi.
Palestina juga melaksanakan program reformasi nasional di bidang keuangan, administrasi, pendidikan, dan hukum melalui mekanisme yang jelas, transparan, dan dapat diverifikasi.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic