Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Australia Selidiki Dugaan Penyiksaan Aktivis Global Sumud Flotilla oleh Israel

sri astuti Editor : Rudi Hendrik - Senin, 15 Juni 2026 - 20:57 WIB

Senin, 15 Juni 2026 - 20:57 WIB

36 Views ㅤ

Salah satu potongan vidio yang menunjukkan para aktivis Global Sumud Flotilla yang dipaksa berlutut saat Itamar Ben Gvir datang di Pelabuhan Ashdod. (Foto: Quds News)

Canberra, MINA – Kepolisian federal Australia mengatakan pada Senin (15/6) mereka sedang menyelidiki klaim penyiksaan oleh pejabat Israel yang diajukan aktivis Global Sumud Flotilla, yang diculik di perairan internasional saat menuju Gaza.

Beberapa anggota kelompok aktivis Australia menuduh mereka menjadi korban penyiksaan fisik, psikologis, dan seksual oleh para penculik Israel dan menuntut Canberra untuk mengambil tindakan. The New Arab melaporkan.

Setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Penny Wong pada Senin, kelompok tersebut mengatakan pemerintah Australia telah berkomitmen untuk melakukan penyelidikan independen atas tuduhan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, kepolisian mengkonfirmasi mereka telah memulai penyelidikan atas tuduhan yang diajukan oleh perwakilan kelompok tersebut.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

“Kepolisian menerapkan pendekatan yang berpusat pada korban dan berbasis trauma,” kata seorang juru bicara, menambahkan bahwa mereka akan memberikan informasi terbaru pada waktu yang tepat.

Menteri Luar Negeri Wong mengatakan bulan ini bahwa ia percaya pada perempuan yang mengatakan mereka telah menjadi korban pelecehan dan penyerangan seksual oleh pasukan Israel.

Israel menculik lebih dari 430 aktivis dari berbagai negara di dunia pada bulan Mei di perairan internasional, selama upaya terbaru para aktivis untuk mematahkan blokade ilegal Israel terhadap Jalur Gaza yang telah berlangsung selama beberapa dekade.

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memicu kecaman luas setelah ia mengunggah video yang mengejek dan mengancam para aktivis armada kapal sementara tangan mereka diikat.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Menteri yang fanatik dan berhaluan kanan jauh itu telah dikenai larangan perjalanan ke Australia sejak tahun lalu. []

 

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

MINA Sport
Internasional
Info MINA
Indonesia