Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Badai Gezani Porak-porandakan Madagaskar, Puluhan Orang Dilaporkan Tewas

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Kamis, 12 Februari 2026 - 21:58 WIB

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:58 WIB

28 Views ㅤ

Badai di Madagaskar (foto: IG)

Toamasina, MINA – Gelombang badai siklon tropis Gezani menghantam pesisir timur Madagaskar sejak Selasa (10/2), meninggalkan jejak kehancuran luas dan korban jiwa yang terus bertambah.

Otoritas setempat melaporkan sedikitnya 31 orang tewas, ratusan luka-luka, dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat terjangan angin kencang dan hujan lebat.  Al Jazeera melaporkan, Kamis (12/2).

Badai yang membawa angin dengan kecepatan puncak hingga sekitar 250 km/jam tersebut membuat bangunan roboh, atap rumah terbang, serta menyebabkan pohon dan tiang listrik tumbang di kota pelabuhan Toamasina — kota terbesar kedua di negara kepulauan tersebut.

Menurut laporan Badan Nasional Manajemen Risiko dan Bencana (BNGRC), korban tewas sebagian besar terjadi di Toamasina, setidaknya 29 orang meninggal dunia, sementara dua korban lainnya dilaporkan di wilayah sekitarnya.

Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global

Selain itu, empat orang dinyatakan masih hilang dan sedikitnya 374 lainnya mengalami luka serius akibat dampak badai.

Gedung-gedung publik, rumah tinggal, dan infrastruktur dasar seperti jalur listrik serta sistem air di berbagai distrik juga mengalami kerusakan berat, memaksa lebih dari 8 000 penduduk harus mengungsi dan mencari perlindungan di tempat penampungan darurat.

Otoritas kebencanaan memperkirakan kerusakan meluas mencakup puluhan ribu unit bangunan.

Madagaskar bukanlah wilayah asing bagi badai tropis; negara ini kerap diterpa stok musim siklon antara November hingga Maret setiap tahunnya.

Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Gegara Konsulat Yerusalem

Sepuluh hari sebelumnya, badai Fytia meluluhlantakkan bagian utara pulau tersebut, menewaskan belasan orang dan memaksa puluhan ribu lainnya mengungsi.

Organisasi bantuan internasional telah mulai mengirimkan dukungan kemanusiaan untuk membantu korban terdampak badai Gezani, sementara pemerintah setempat menyatakan situasi masih dalam tahap darurat dan prioritas saat ini adalah penyelamatan, evakuasi, serta pemulihan layanan dasar di wilayah yang lumpuh akibat badai.

Siklon tropis adalah fenomena cuaca ekstrem yang sering terjadi di Samudra Hindia bagian selatan, termasuk di sekitar Madagaskar. Badai-badai ini terbentuk dari gangguan tropis yang berkembang menjadi sistem bertekanan rendah dan diperkuat oleh air laut hangat, menghasilkan angin kencang serta hujan intens.

Pulau besar ini memiliki sejarah panjang diterpa siklon besar, seperti Cyclone Batsirai pada 2022 yang menewaskan puluhan orang dan menyebabkan kerusakan besar. Kerentanan geografis, ditambah kondisi sosial ekonomi yang menantang, membuat sektor infrastruktur dan masyarakat lokal sering kali berada dalam risiko tinggi saat badai melanda. []

Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda