Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

BNPB Catat Jawa dan Sumatra Dominasi Kejadian Bencana Sepanjang 2025

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Kamis, 1 Januari 2026 - 22:32 WIB

Kamis, 1 Januari 2026 - 22:32 WIB

14 Views ㅤ

Banjir kembali melanda Kecamatan Palembayan, Agam, Sumatra Barat, 30 Desember 2025. (Foto: TVRI Sumatra Barat)

Jakarta, MINA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat Pulau Jawa dan Sumatra menjadi wilayah dengan kejadian bencana alam terbanyak sepanjang tahun 2025. Beragam bencana seperti banjir, tanah longsor, erupsi gunung api, dan gempa bumi terjadi di berbagai daerah dan berdampak signifikan terhadap masyarakat.

Kepala Pusat Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan bahwa secara tahunan terdapat lima provinsi yang menyumbang kejadian bencana tertinggi di Indonesia sepanjang 2025.

“Secara tahunan, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Riau, dan Sumatra Utara adalah penyumbang terbesar kejadian bencana di Indonesia sepanjang 2025,” ujar Kepala Pusat Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, Kamis (1/1).

Berdasarkan data BNPB, Jawa Barat mencatat jumlah kejadian bencana tertinggi dengan 419 kejadian, disusul Jawa Timur sebanyak 321 kejadian, Jawa Tengah 308 kejadian, Riau 242 kejadian, serta Sumatra Utara 220 kejadian. Dari berbagai jenis bencana tersebut, banjir menjadi kejadian yang paling dominan dan tersebar luas di Pulau Jawa maupun Sumatra.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

BNPB juga mencatat bahwa pada level kabupaten dan kota, sejumlah wilayah menyumbang sekitar 30 hingga 40 persen dari total kejadian bencana nasional. Daerah-daerah tersebut antara lain Kabupaten Bogor, Kampar, Bima, Karawang, dan Siak yang berulang kali mengalami bencana hidrometeorologi sepanjang tahun.

Sementara itu, di Pulau Sumatra, bencana banjir dan tanah longsor yang terjadi sejak akhir November 2025 telah menimbulkan dampak besar.

BNPB mencatat bencana di wilayah Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh menyebabkan kerusakan bangunan serta menimbulkan korban jiwa dan korban hilang.

Secara nasional, total kejadian bencana di Indonesia sepanjang 2025 hingga 31 Desember tercatat sebanyak 3.223 kejadian. Dari jumlah tersebut, korban meninggal dunia mencapai 1.587 jiwa, korban hilang 237 orang, dan korban luka-luka sebanyak 5.713 orang.

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi, serta kewaspadaan terhadap potensi bencana, terutama di wilayah rawan. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil

Rekomendasi untuk Anda