Beirut, MINA – Pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL) mencatat lebih dari 1.296 serangan yang dilakukan oleh tentara Israel hanya dalam tiga hari terakhir, Jumat (8/5) hingga Senin (11/5), demikian dikutip dari Middle East Monitor.
Juru bicara PBB, Farhan Haq mengatakan, selain serangan Israel, pasukan PBB juga mencatat 64 proyektil yang diluncurkan oleh Hizbullah dalam periode yang sama.
Haq juga mengungkapkan, kebebasan gerak pasukan UNIFIL terus dihalangi setiap hari. Sebuah tank dan buldoser Israel bahkan memblokade personel PBB di Sektor Barat.
Meskipun gencatan senjata berlaku hingga 17 Mei, serangan Israel tetap terjadi setiap hari.
Baca Juga: Rabi Terkemuka Israel Sebut Lebih Baik Dipimpin Pemerintahan Arab daripada Zionisme
Dalam 24 jam terakhir saja, lebih dari 100 serangan dilaporkan terjadi. Akhir pekan lalu, 87 orang tewas akibat serangan tersebut.
Sejak 2 Maret, serangan Israel telah menewaskan sedikitnya 2.869 orang di Lebanon, melukai 8.730 orang, dan mengungsi lebih dari 1,6 juta jiwa, sekitar seperlima penduduk Lebanon.
PBB memperingatkan, tanpa pendanaan penuh sebesar 308 juta dolar AS, layanan penting seperti kesehatan, air dan sanitasi di Lebanon akan terganggu.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
















Mina Indonesia
Mina Arabic