Elbrus, MINA – Dalam sebuah aksi simbolis yang sarat makna kemanusiaan dan nasional, pendaki asal Yordania-Palestina, Mustafa Salameh, berhasil menaklukkan puncak Gunung Elbrus, Rusia, titik tertinggi di benua Eropa.
Di puncak setinggi 5.642 meter itu, Salameh mengibarkan layang-layang berhiaskan bendera Palestina sebagai bentuk solidaritas terhadap anak-anak Gaza yang hidup di bawah tekanan agresi Israel. Jaridah al-Quds melaporkan, Jumat (28/8).
Langkah ini merupakan respons langsung terhadap pernyataan kontroversial Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, yang mengancam akan menargetkan area peluncuran layang-layang di Gaza dan melarang aktivitas tersebut bagi anak-anak.
Salameh menegaskan bahwa menerbangkan layang-layang di atas awan adalah bentuk perlawanan simbolis terhadap penindasan, sekaligus upaya untuk menyuarakan harapan anak-anak Palestina ke seluruh dunia.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Pesan untuk Anak-Anak Gaza
Melalui akun Instagram pribadinya, Salameh menyampaikan pesan menyentuh. Ia mempersembahkan pencapaiannya untuk anak-anak yang terpaksa mengungsi dan kehilangan masa kecil mereka.
“Pengeboman mungkin mematikan lampu di kota-kota, tetapi tidak akan pernah mampu memadamkan mimpi anak-anak,” tulisnya.
Ia juga berjanji akan terus membawa layang-layang ke puncak-puncak tertinggi di setiap benua, agar langit menjadi saksi mimpi yang tak bisa dibungkam.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Bukan Aksi Pertama
Ini bukan kali pertama Salameh menggunakan pendakiannya sebagai panggung solidaritas.
Sebelumnya, ia pernah menerbangkan layang-layang serupa di puncak Gunung Everest, dengan layang-layang yang dihiasi gambar dan tulisan tangan anak-anak Gaza.
Aksi itu menjadi bukti bahwa di balik kepungan dan kehancuran, semangat anak-anak Palestina tetap membara.
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
Pendaki Legendaris dengan Misi Kemanusiaan
Mustafa Salameh adalah salah satu dari segelintir orang di dunia yang berhasil menyelesaikan tantangan bergengsi “Grand Slam of Discoverers,” yaitu mendaki tujuh puncak tertinggi di tujuh benua sekaligus mencapai kedua kutub bumi.
Di setiap ekspedisinya, Salameh tidak hanya mengejar rekor olahraga, tetapi juga mengusung misi kemanusiaan: menyoroti perjuangan Palestina dan menggugah dukungan internasional di panggung global.
Dengan layang-layang yang terbang di atas puncak Elbrus, Salameh mengirimkan satu pesan jelas: Anak-anak Gaza punya mimpi, dan mimpi itu tak akan pernah jatuh meski bom terus berjatuhan. []
Baca Juga: Netanyahu Ancam akan Lakukan Lebih Banyak Pembunuhan di Gaza
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic