Gaza , MINA — Warga Palestina di Gaza tengah giat melakukan upaya penyelamatan dan perlindungan Masjid Agung Omari yang kini berada dalam kondisi rusak berat akibat puluhan bulan agresi Zionis Israel yang mengguncang kawasan tersebut.
Tempat ibadah sekaligus situs sejarah ini merupakan salah satu simbol kebudayaan tertua yang kini nyaris lenyap dari peta kota. Qudspress melaporkan, Ahad (15/2).
Masjid Agung Omari yang berdiri sejak abad ketujuh Masehi di pusat Kota Gaza, terancam hancur total setelah serangan militer yang berkepanjangan membuat atap bangunan ambruk dan sebagian besar struktur dinding runtuh.
Warga setempat kini fokus menggali puing dan menyelamatkan sisa-sisa struktur demi mempertahankan identitas budaya mereka.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Para relawan dan pemuda Palestina membersihkan batu-batu dan serpihan bangunan, keberanian yang dilatarbelakangi bukan hanya rasa hormat terhadap tempat ibadah, tetapi juga sebagai usaha memulihkan warisan sejarah yang telah menjadi saksi perjalanan panjang peradaban Gaza.
Banyak warga mengenang masa ketika masjid ini masih ramai oleh suara adzan dan aktivitas jamaah setiap harinya.
Masjid yang menampilkan campuran arsitektur Mamluk dan gaya Barat itu juga pernah melayani fungsi penting sebagai pusat pembelajaran, ruang perpustakaan, dan tempat berkumpulnya para cendekiawan.
Namun, menurut sejumlah laporan, kebanyakan koleksi manuskrip bersejarah yang tersimpan di perpustakaan masjid kini hilang atau terancam hilang akibat kehancuran itu.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Tantangan upaya penyelamatan semakin berat mengingat sebagian besar situs bersejarah di Gaza juga mengalami kerusakan serupa. Data dari kementerian terkait menyebutkan bahwa puluhan hingga ratusan bangunan bersejarah lainnya rusak parah, beberapa bahkan telah hancur total selama konflik.
Warga dan tim restorasi pun harus bekerja dengan peralatan sederhana demi menyelamatkan yang tersisa.
Masjid Agung Omari sendiri memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi. Bangunan tersebut berdiri di atas fondasi yang semula didirikan sebagai gereja Bizantium sebelum kemudian menjadi masjid setelah penaklukan Islam di kawasan itu.
Jejak perjalanan bangunan yang telah melintasi berabad-abad membuatnya menjadi warisan tak ternilai—sebuah saksi bisu dari sejarah panjang Gaza yang kini menjadi simbol perjuangan mempertahankan identitas budaya di tengah kehancuran. []
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
Mi’raj News Agency (MINA)
















Mina Indonesia
Mina Arabic