Teheran, MINA – Iran menyatakan siap membalas serangan Amerika Serikat yang menyasar Pulau Larak, yang mengakibatkan beberapa korban tewas dan terluka.
Korps Pengawal Revolusi Islam (IRGC) Iran menyatakan bahwa serangan Amerika Serikat di Pulau Larak, Selat Hormuz, pada Ahad (30/8) merupakan tindakan teroris yang tidak akan dibiarkan tanpa balasan. TRT World melaporkan.
Dalam pernyataan resminya, IRGC mengancam akan menghukum para agresor dan menjawab serangan tersebut dengan kekuatan setimpal.
Serangan AS di pulau yang terletak di utara Selat Hormuz itu menewaskan 2 orang dan melukai 2 lainnya, menurut laporan awal Kantor Berita Tasnim. Para korban terdiri dari anggota IRGC dan warga sipil.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
Dalam pernyataan yang dikeluarkan segera setelah insiden, Departemen Hubungan Masyarakat IRGC mengecam tindakan Amerika-Zionis yang disebutnya sebagai bentuk keputusasaan akibat kegagalan domestik dan menurunnya pengaruh AS di kawasan.
Juru bicara IRGC, Hossein Mohebbi, menyebut serangan tersebut sebagai “kesalahan strategis dan fatal” yang dilakukan di tengah perang ekonomi AS terhadap Iran.
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut akan menggeser keseimbangan kekuatan dan menimbulkan biaya besar bagi AS, baik di bidang ekonomi maupun militer. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic