Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Diklat Jurnalistik dan Kepenulisan Nasional Cetak 30 Jurnalis Bersertifikat di Mempawah, Kalbar

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 16 Februari 2026 - 16:36 WIB

Senin, 16 Februari 2026 - 16:36 WIB

9 Views ㅤ

Pelatihan jurnalistik untuk warga Mempawah, Kalbar (foto: for MINA)

Mempawah, MINA – Program Diklat Jurnalistik dan Kepenulisan Nasional Tahun 2026 yang digelar secara daring di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat (Kalbar) pada Ahad (15/2) berhasil mencetak 30 peserta bersertifikat dengan gelar non-akademik Certified Indonesian Journalist (CIJ) dan Certified Professional Writer (CPW).

Sebanyak 30 peserta dari berbagai latar belakang mengikuti program tersebut sebagai langkah konkret dalam meningkatkan standar kompetensi insan pers dan penulis profesional di Indonesia.

Diklat ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Pusat Pembelajaran Nusantara, AR Learning Center, dan Suara Utama, dengan menghadirkan dua predikat non-formal sekaligus sebagai bentuk pengakuan kompetensi jurnalistik dan kepenulisan.

Program pelatihan dirancang untuk membekali peserta dengan kemampuan teknis dan etika jurnalistik yang komprehensif, mulai dari peran strategis media di era digital, nilai berita, teknik penulisan jurnalistik efektif, hingga editing dan revisi karya tulis.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Founder AR Learning Center, Coach Andre Hariyanto, menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang pers merupakan investasi jangka panjang bagi demokrasi, serta jurnalis harus mengedepankan kebenaran dan data, bukan sensasi.

Salah satu peserta, Febri Firnando dari Wartawan Mi’raj News Agency (MINA), menyampaikan apresiasi karena diklat tersebut memberinya inspirasi untuk lebih produktif menulis dan menyebarkan informasi positif kepada publik sebagai bagian dari ibadah literasi.

Diklat ini terbuka bagi pelajar, mahasiswa, jurnalis, serta masyarakat umum yang belum mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW), dan di tengah derasnya arus informasi serta ancaman hoaks, pendidikan jurnalistik terstruktur menjadi fondasi penting untuk menjaga profesionalisme serta membangun kepercayaan publik terhadap media. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Internasional
Indonesia
Dunia Islam