Lumajang, MINA – Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami dua kali erupsi dengan tinggi kolom letusan mencapai 1.000 meter di atas puncak pada Jumat (27/3) pagi.
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Yadi Yuliandi, dalam laporan tertulis menyebutkan, erupsi pertama terjadi pada pukul 05.27 WIB.
“Erupsi pertama terjadi pada pukul 05.27 WIB dengan tinggi kolom letusan teramati kurang lebih 1.000 meter di atas puncak atau 4.676 meter di atas permukaan laut (mdpl),” ujar Yadi.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal dan condong ke arah tertentu mengikuti arah angin.
Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani
Sementara itu, erupsi kedua terjadi selang beberapa waktu kemudian, meskipun detail ketinggian kolom abu tidak berbeda signifikan dari letusan pertama. Aktivitas vulkanik tersebut masih dalam pemantauan intensif oleh petugas setempat.
Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa memang dikenal memiliki aktivitas vulkanik yang fluktuatif. Oleh karena itu, masyarakat di sekitar lereng gunung diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi rekomendasi dari otoritas terkait.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai dampak signifikan terhadap permukiman warga. Namun, pihak berwenang terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru guna mengantisipasi potensi bahaya lebih lanjut. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza
















Mina Indonesia
Mina Arabic