Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dubes Iran Beberkan Alasan Pemakaman Khamenei Tertunda hingga Juli

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 7 Juli 2026 - 23:52 WIB

Selasa, 7 Juli 2026 - 23:52 WIB

60 Views ㅤ

Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi (foto: dok MINA)

Jakarta, MINA) – Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi mengungkapkan alasan di balik penundaan pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei, hingga Juli 2026.

Menurutnya, keputusan tersebut diambil semata-mata karena pertimbangan keamanan di tengah situasi konflik yang masih berlangsung, meski ajaran Islam menganjurkan agar jenazah segera dimakamkan.

Boroujerdi menjelaskan kepada wartawan, Selasa (7/7), pemerintah Iran sejak awal berkeinginan melaksanakan pemakaman sesegera mungkin. Namun, ancaman keamanan akibat eskalasi konflik dengan Israel membuat penyelenggaraan prosesi kenegaraan yang akan dihadiri para pejabat dan tamu dari berbagai negara harus ditunda hingga kondisi dinilai lebih aman.

Penundaan itu merupakan langkah yang tidak dapat dihindari demi menjamin keselamatan seluruh peserta.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Menurut Boroujerdi, setelah tercapainya gencatan senjata, pemerintah Iran menilai situasi sudah cukup kondusif untuk menyelenggarakan upacara kenegaraan tersebut.

Ia menegaskan, waktu pelaksanaan pada Juli merupakan kesempatan paling awal yang memungkinkan, karena sebelumnya risiko serangan dan eskalasi konflik masih sangat tinggi.

Selain menggelar prosesi pemakaman di Iran, Kedutaan Besar Iran di Jakarta juga menyelenggarakan sejumlah kegiatan penghormatan bagi mendiang Khamenei, termasuk acara di Islamic Cultural Center (ICC) Pejaten, Kedutaan Besar Iran, dan kediaman resmi duta besar.

Boroujerdi mengungkapkan keluarganya telah berangkat ke Iran untuk mengikuti pemakaman, sementara dirinya tetap berada di Indonesia guna menghadiri rangkaian kegiatan solidaritas bersama masyarakat dan para sahabat Iran di Tanah Air.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Rangkaian pemakaman Khamenei sendiri berlangsung selama beberapa hari dan menjadi salah satu prosesi kenegaraan terbesar di Iran.

Pemerintah Iran menjadikan upacara tersebut sebagai momentum penghormatan nasional sekaligus simbol persatuan di tengah situasi pascakonflik. Prosesi dihadiri para pejabat tinggi Iran serta sejumlah delegasi dari negara sahabat, dengan pengamanan diperketat mengingat ketegangan kawasan yang belum sepenuhnya mereda.

Ayatullah Ali Khamenei dilaporkan wafat dalam serangan yang dikaitkan dengan Israel dan Amerika Serikat terhadap Teheran pada 28 Februari 2026. Sejak itu, Iran menetapkan masa berkabung nasional dan menunda pelaksanaan pemakaman hingga kondisi keamanan memungkinkan.

Penundaan tersebut menjadi pengecualian dari tradisi Islam yang menganjurkan pemakaman segera setelah seseorang meninggal dunia, namun dinilai sebagai langkah yang diperlukan untuk menjamin keamanan seluruh peserta upacara. []

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda