Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Haaretz: Israel Terus Bunuh Anak-Anak di Gaza sebagai ‘Rutinitas’

Hasanatun Aliyah Editor : Rudi Hendrik - Jumat, 17 Juli 2026 - 23:30 WIB

Jumat, 17 Juli 2026 - 23:30 WIB

23 Views

Korban serangan Zionis Israel di Gaza (Foto: Doaa Albaz/ActiveStills)

Tel Aviv, MINA – Penjajah Israel terus membunuh anak-anak di Gaza sebagai “rutinitas,” dengan 274 anak tewas sejak gencatan senjata 10 Oktober diberlakukan, demikian laporan harian Israel Haaretz pada Jumat (17/7).

Surat kabar tersebut mengatakan angka itu berarti rata-rata satu anak terbunuh setiap hari sejak gencatan senjata dimulai.

Haaretz menambahkan bahwa lebih dari 21.000 anak telah tewas dalam serangan Israel sejak 7 Oktober 2023.

Menurut Haaretz, sebagian besar anak-anak tewas dalam serangan udara, sementara yang lain meninggal akibat tembakan penembak jitu, runtuhnya bangunan, atau serpihan peluru.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

“Beberapa anak juga meninggal karena luka yang tidak dapat lagi diobati oleh sistem kesehatan Gaza yang runtuh, sementara yang lain meninggal karena kelaparan dan penyakit, meskipun mereka tidak termasuk dalam jumlah korban jiwa yang dilaporkan,” kata surat kabar tersebut.

Haaretz juga menyoroti krisis kemanusiaan Gaza yang semakin memburuk, dengan rumah-rumah masih hancur dan sekitar 1,7 juta orang masih tinggal di tenda tanpa listrik, air mengalir, atau sanitasi.

Tikus dan nyamuk merajalela, penyakit menular menyebar dan puluhan ribu orang menderita infeksi kulit di tengah panas terik dan kondisi keras di dalam tenda, tambah surat kabar tersebut.

Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata yang berlaku pada 10 Oktober 2025, menewaskan 1.127 warga Palestina dan melukai 3.643 lainnya, menurut Kementerian Kesehatan Gaza pada Kamis.

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Sejak genosida Israel dimulai pada 8 Oktober 2023, setidaknya 73.250 warga Palestina tewas dan 173.751 terluka, menurut kementerian tersebut. Kementerian menambahkan bahwa sekitar 90% infrastruktur sipil Gaza telah rusak atau hancur.[]

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Israel Lanjutkan Serangan di Gaza, Lima Warga Palestina Syahid 

Rekomendasi untuk Anda