Gaza, MINA – Gerakan Perlawanan Islam, Hamas, mengumumkan pada Sabtu (16/5) bahwa mereka akan mengadakan putaran kedua untuk memilih pemimpinnya.
Dalam pernyataan pers singkat, Hamas mengatakan telah melakukan putaran pertama pemungutan suara untuk memilih kepala Gerakan, tetapi hasilnya belum diputuskan. Oleh karena itu, putaran kedua akan diadakan , sesuai dengan peraturan dan prosedur Gerakan. Demikian dikutip dari Palinfo.
Pernyataan tersebut tidak mengungkapkan identitas para kandidat untuk posisi pemimpin Hamas.
Pemimpin baru akan menggantikan posisi ditinggalkan oleh Yahya Sinwar yang mengisi jabatan itu setelah Ismail Haniyah syahid pada 31 Juli 2024 di Ibu Kota Teheran, Iran.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Masa jabatan Haniyah seharusnya selesai tahun kemarin di mana ia telah terpilih menjadi pemimpin Hamas untuk dua periode, 2017-2021 dan 2021-2025.
Beberapa sumber sebelumnya mengatakan kepada Al-Araby, persaingan calon mengerucut pada Khalil al-Hayah, yang saat ini menjadi kepala Biro Politik Hamas di Gaza dan Khalid Misyaal, memimpin Hamas di luar negeri. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic