Gaza, MINA – Gerakan Perlawanan Palestina, Hamas mengecam penutupan Masjid Ibrahimi di Al-Khalil (Hebron) oleh pasukan pendudukan Israel pada Jumat (29/5) hingga batas waktu yang tidak ditentukan. Hamas menggambarkan tindakan tersebut sebagai kejahatan baru dan serangan terang-terangan terhadap salah satu situs suci Islam.
Dalam sebuah pernyataan, Hamas menyatakan bahwa penutupan Masjid Ibrahimi oleh Israel merupakan pelanggaran nyata terhadap kebebasan beribadah dan hak rakyat Palestina untuk mengakses tempat-tempat suci mereka serta menjalankan ritual keagamaan mereka..
Hamas memperingatkan bahwa eskalasi pelanggaran Israel terhadap situs-situs suci Islam adalah bagian dari upayanya untuk memaksakan “lfakta-fakta baru di lapangan yang menargetkan identitas Arab dan Islam dari Masjid Ibrahimi serta tempat-tempat suci lainnya.
“Kebijakan agresif dan Yudaisasi Israel tidak akan berhasil mengubah identitas Masjid Ibrahimi atau merampas hak rakyat Palestina atas masjid tersebut,” tegas Hamas.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Gerakan ini menyerukan kepada komunitas internasional, PBB, dan organisasi-organisasi terkait untuk mengambil tindakan mendesak guna menghentikan pelanggaran serius Israel di Masjid Ibrahimi dan menerapkan langkah-langkah pencegahan terhadap pemerintah Israel.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic