Yerusalem, MINA – Pejabat Hamas, Haroun Nasser Al-Din, memperingatkan bahaya yang ditimbulkan praktik para pemukim di dalam Masjid Al-Aqsa, termasuk kelompok studi Taurat, ritual, dan doa bersama.
Ia menyatakan tindakan tersebut merupakan serangan terang-terangan dan agresif terhadap identitas bangsa Arab dan Islam serta kesucian dan status Masjid tersebut, sekaligus merupakan upaya baru Yudaisasi yang bersifat fasis terhadap situs-situs suci Palestina sebagai bagian dari perang agama Israel atas Yerusalem. Palinfo melaporkan.
Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (19/8), Nasser Al-Din menegaskan bahwa Masjid Al-Aqsa akan tetap sepenuhnya milik Islam. Segala upaya Israel dan para pemukim untuk mengubah atau menghapus karakteristik masjid, ataupun memaksakan ritual mereka di dalamnya, tidak akan memberikan hak atau legitimasi apa pun kepada mereka, serta tidak akan mengubah klaim sah rakyat Palestina dan umat Islam atas masjid tersebut.
Ia menyerukan peningkatan kehadiran dan keteguhan sikap di Masjid tersebut, serta dukungan bagi warga Palestina di Yerusalem yang diduduki dalam menghadapi rencana aneksasi dan Yudaisasi.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Nasser Al-Din menyatakan eskalasi praktik-praktik ini menuntut tindakan segera di tingkat resmi maupun masyarakat luas untuk mendukung warga Yerusalem dalam menghadapi berbagai penyusupan, perlakuan sewenang-wenang, dan perintah pengusiran.
Ia menegaskan upaya untuk memaksakan pembagian waktu dan ruang serta merebut kendali atas Masjid Al-Aqsa akan dihadapi dengan tekad, keteguhan, dan perlawanan berkelanjutan dari rakyat Palestina, terlepas dari sejauh mana kebrutalan dan kejahatan yang dilakukan Israel.
Ia juga menyerukan kepada rakyat Palestina serta bangsa Arab dan Islam untuk memikul tanggung jawab mereka terhadap Masjid Al-Aqsa dan mencegah normalisasi penyusupan pemukim serta ritual Yudaisasi tersebut.
Ia menekankan upaya melindungi Yerusalem dan situs-situs sucinya menuntut tindakan di semua tingkatan untuk melawan pendudukan Israel serta menggagalkan rencana permukiman dan Yudaisasi mereka. []
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
















Mina Indonesia
Mina Arabic