Gaza, MINA – Gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas, menyambut baik keputusan pemerintah Belgia untuk melarang impor produk yang berasal dari permukiman ilegal Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Dalam pernyataan yang dikutip pada Ahad (19/7), Hamas memuji larangan tersebut sebagai keputusan bersejarah yang sejalan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan hukum internasional.
“Ini adalah langkah penting untuk menggagalkan upaya pemerintah fasis Israel dalam melegitimasi praktik permukiman dan Yudaisasi di tanah Palestina yang diduduki,” kata Hamas.
Gerakan tersebut mendesak pemerintah-pemerintah di seluruh dunia untuk mengadopsi keputusan boikot serupa terhadap Israel dan permukimannya, serta mengambil langkah-langkah efektif untuk mengisolasinya secara internasional, meminta pertanggungjawabannya atas kejahatan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap rakyat Palestina dan tanah mereka, serta mendukung hak mereka untuk mengakhiri pendudukan dan mencapai hak-hak sah mereka atas kebebasan dan penentuan nasib sendiri.
Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang
Belgia telah menyetujui serangkaian langkah terhadap Israel, yang terutama adalah larangan impor produk dari permukiman di Tepi Barat yang diduduki.
Keputusan tersebut diambil dalam pertemuan pemerintah terakhir sebelum masa reses musim panas, menempatkan Belgia di samping negara-negara Eropa yang memajukan langkah-langkah terhadap perdagangan dengan permukiman Israel, sementara Uni Eropa belum mencapai konsensus mengenai masalah ini.[]
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer
















Mina Indonesia
Mina Arabic