Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Indonesia-Malaysia Bentuk Dewan Halal, Bidik Pasar ASEAN dan Dunia

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Ahad, 27 September 2026 - 11:38 WIB

Ahad, 27 September 2026 - 11:38 WIB

36 Views ㅤ

Kunjungan lembaga halal Malaysia ke MUI (foto: MUI)

Jakarta, MINA — Indonesia dan Malaysia sepakat membentuk Dewan Halal Indonesia-Malaysia sebagai langkah memperkuat kerja sama dan diplomasi halal kedua negara.

Dewan tersebut akan dipimpin Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Indonesia, sedangkan Malaysia akan menjalankan fungsi sekretariat jenderal, dengan pertemuan perdana dijadwalkan Oktober 2026.

Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi baru-baru ini mengatakan pembentukan dewan tersebut diarahkan untuk mempermudah pengakuan sertifikasi halal dan mendorong perdagangan produk halal antara kedua negara.

Negosiasi bilateral mengenai fasilitasi sertifikasi halal dan perdagangan disebut telah selesai pada Juni 2026.

Baca Juga: Ketua Maemuna Center Indonesia: Palestina Ujian bagi Nurani

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan mengatakan kerja sama Indonesia-Malaysia tersebut menjadi tahapan menuju pembentukan ASEAN Halal Council. Menurutnya, jika melibatkan seluruh negara ASEAN, kerja sama tersebut akan membuka pasar yang sangat besar dengan jumlah penduduk kawasan yang mendekati satu miliar jiwa.

Malaysia sebelumnya mengusulkan pembentukan ASEAN Halal Council secara formal pada September 2027, dengan Malaysia siap menjadi sekretariat dan Indonesia diusulkan sebagai ketua pertama, dengan catatan masih memerlukan persetujuan negara-negara anggota ASEAN dan mitra terkait.

Kerja sama tersebut juga diarahkan untuk mengurangi hambatan perdagangan, menghindari pengulangan proses sertifikasi, serta menghubungkan pelaku usaha dengan rantai pasok regional.

Ahmad Zahid menyebut penguatan ekosistem tersebut diharapkan membuka akses pasar dan peluang investasi yang lebih luas, termasuk bagi perusahaan kecil.

Baca Juga: Sarbini Abdul Murad: Panas di Monas Tak Seberapa Dibanding Gaza

BPJPH menempatkan penguatan kerja sama halal internasional sebagai bagian dari target Indonesia menjadi pusat halal dunia.

Selain kerja sama bilateral dengan Malaysia, BPJPH juga menyiapkan pengembangan jejaring halal di tingkat ASEAN dan global, dengan penekanan pada transparansi, ketertelusuran, mutu, dan kepercayaan dalam produk halal.

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Ahmad Shobri Lubis, Ketua PA 212: Gaza Tetap Teguh, Palestina Segera Merdeka

Rekomendasi untuk Anda