Jakarta, MINA – Pemerintah Indonesia memprioritaskan perlindungan warga negara Indonesia (WNI) sekaligus mendorong gencatan senjata dalam menyikapi eskalasi konflik antara Iran dan aliansi Amerika Serikat–Israel di kawasan Timur Tengah.
Langkah ini menjadi bagian dari fokus diplomasi Indonesia untuk meredakan ketegangan yang terus meningkat di kawasan tersebut.
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Ahmad Fuad Fanani pada Selasa (10/3) mengatakan pemerintah memusatkan perhatian pada keselamatan WNI yang berada di wilayah terdampak konflik.
Selain itu, Indonesia juga berupaya mendorong jalur diplomasi agar konflik tidak semakin meluas dan mengancam stabilitas regional maupun global.
Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat
Menurutnya, terdapat tiga fokus utama diplomasi Indonesia dalam menghadapi situasi tersebut. Pertama, memastikan perlindungan maksimal bagi WNI di Iran dan wilayah sekitarnya. Kedua, mengupayakan penghentian kekerasan melalui seruan gencatan senjata. Ketiga, mendorong penyelesaian konflik melalui dialog dan mekanisme diplomasi internasional.
Pemerintah Indonesia juga terus berkoordinasi dengan perwakilan diplomatik di kawasan Timur Tengah guna memantau perkembangan situasi di lapangan. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Teheran dilaporkan telah diminta untuk menyiapkan langkah-langkah darurat, termasuk skenario evakuasi jika situasi keamanan semakin memburuk.
Eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan kekhawatiran internasional terhadap potensi perang yang lebih luas di Timur Tengah.
Sejumlah kekuatan militer, termasuk armada kapal induk Amerika Serikat, dilaporkan telah dikerahkan ke kawasan tersebut sehingga meningkatkan ketegangan geopolitik global.
Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat
Indonesia sendiri secara konsisten mendorong penyelesaian konflik internasional melalui pendekatan diplomasi dan dialog damai. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk mendukung stabilitas kawasan sekaligus membuka peluang bagi peran Indonesia sebagai mediator guna menurunkan eskalasi konflik di Timur Tengah. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Forum Zakat Soroti Perlindungan dan Profesionalisme Amil
















Mina Indonesia
Mina Arabic