Washington DC, MINA – Tingkat inflasi tahunan di Amerika Serikat pada bulan April mencapai level tertinggi sejak Mei 2023, yaitu 3,8 persen, menurut data resmi yang dirilis pada hari Selasa (12/5).
Angka ini sedikit di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan inflasi sebesar 3,7 persen untuk bulan April. Sementara itu, inflasi pada bulan Maret tercatat sebesar 3,3 persen. Dikutip dari Anadolu, Rabu (13/5).
Kenaikan harga energi menjadi pendorong utama melonjaknya inflasi. Harga energi tercatat melonjak 17,9 persen secara tahunan di bulan April.
Sementara itu, harga makanan dan biaya tempat tinggal (perumahan) masing-masing mengalami kenaikan sebesar 3,2 persen dan 3,3 persen.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Secara bulanan, harga konsumen naik sebesar 0,6 persen pada bulan April. Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan bahwa indeks energi naik 3,8 persen pada bulan tersebut, yang menyumbang lebih dari 40 persen dari total kenaikan bulanan seluruh komoditas.
Selain energi, indeks tempat tinggal naik 0,6 persen dan harga makanan naik 0,5 persen selama periode yang sama.
Kenaikan inflasi ini menjadi tantangan baru bagi perekonomian AS di tengah ketidakpastian global dan kebijakan suku bunga bank sentral. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
















Mina Indonesia
Mina Arabic