Teheran, MINA – Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati, menyerukan kepada negara-negara anggota BRICS untuk mewujudkan dialog kebijakan menjadi inisiatif praktis dan mekanisme operasional, khususnya dalam kerja sama moneter dan keuangan.
Saat berbicara dalam sesi pembukaan pertemuan menteri keuangan dan gubernur bank sentral BRICS di India pada Rabu (12/8), Hemmati menyatakan bahwa kerja sama yang lebih erat antarnegara anggota dapat memperkuat stabilitas, kepercayaan, dan pembangunan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa stabilitas ekonomi dan keuangan tidak dapat dicapai tanpa perdamaian, penghormatan terhadap hukum internasional, dan kepatuhan terhadap Piagam PBB.
Hemmati mengatakan bahwa Iran telah berpartisipasi aktif dalam kelompok kerja BRICS sejak bergabung dengan blok tersebut, serta berkontribusi dalam diskusi mengenai pembayaran lintas batas, mata uang nasional, teknologi keuangan, keamanan siber, kecerdasan buatan, dan keuangan berkelanjutan.
Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal
Ia menyerukan adanya inisiatif yang dapat mengurangi biaya dan risiko transaksi, memfasilitasi penggunaan mata uang nasional, serta meningkatkan konektivitas pembayaran antarnegara anggota.
Hemmati juga menyebut New Development Bank sebagai salah satu pencapaian kelembagaan utama BRICS, seraya menyatakan kesiapan Iran untuk memperluas keterlibatan dengan bank tersebut dan mengupayakan keanggotaan dengan dukungan dari anggota lainnya.
Ia mengatakan bahwa BRICS dapat memainkan peran yang lebih efektif dalam membentuk arsitektur keuangan internasional yang lebih inklusif, seimbang, dan tangguh. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi
















Mina Indonesia
Mina Arabic