Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran Klaim Temukan Cadangan Gas 7,5 Triliun Kaki Kubik

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Senin, 24 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Senin, 24 Agustus 2026 - 10:47 WIB

16 Views ㅤ

Gas Aalam (foto: Fpik)

Teheran, MINA – Iran mengumumkan penemuan cadangan gas alam baru lebih dari 7,5 triliun kaki kubik (trillion cubic feet/tcf) di Provinsi Fars, wilayah selatan negara tersebut.

Penemuan itu disampaikan Menteri Perminyakan Iran Mohsen Paknejad, Ahad (23/8/2026), di tengah upaya Tehran memulihkan sektor energi yang terdampak konflik. Rasrnews melaporkan, Senin (24/8).

Paknejad mengatakan sekitar 5,7 triliun kaki kubik dari cadangan tersebut diperkirakan dapat dipulihkan atau diekstraksi. Jika terealisasi, jumlah itu menjadi tambahan signifikan bagi sumber daya energi Iran dan setara dengan produksi sekitar 15 tahun dari salah satu fase lapangan gas South Pars, salah satu lapangan gas terbesar dunia yang juga berbagi reservoir dengan Qatar.

Menteri Perminyakan Iran juga menyebut gas yang ditemukan memiliki karakteristik sweet gas, yakni kandungan hidrogen sulfida dan sejumlah pengotor relatif rendah.

Baca Juga: Türkiye dan Pakistan Bersiap Kerahkan Pasukan ke Saudi

Kondisi tersebut berpotensi membuat proses pengembangan dan pengolahan lebih sederhana serta menekan biaya operasional dibandingkan gas dengan kandungan sulfur yang lebih tinggi.

Penemuan tersebut menjadi penting bagi Iran karena sektor energinya menghadapi tekanan akibat konflik dengan Israel dan Amerika Serikat. Serangan yang berlangsung sejak akhir Februari dilaporkan mengganggu sebagian kapasitas produksi gas Iran.

Pemerintah Tehran sebelumnya menyatakan berupaya memulihkan sekitar 100 juta meter kubik per hari kapasitas produksi yang terdampak dalam beberapa bulan.

Iran sendiri merupakan salah satu negara dengan cadangan gas alam terbesar di dunia. Data Administrasi Informasi Energi Amerika Serikat (EIA) menempatkan Iran sebagai pemilik salah satu cadangan gas terbesar secara global.

Baca Juga: Berakhirnya Misi Militer AS, Irak Hadapi Tekanan Fragmentasi Internal

Sebagian besar gas Iran selama ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan domestik, sementara pengembangan cadangan baru berpotensi memperkuat ketahanan energi sekaligus membuka peluang peningkatan ekspor pada masa mendatang.

Meski demikian, penemuan cadangan tidak serta-merta berarti gas tersebut dapat langsung diproduksi dalam jumlah besar. Pengembangan lapangan membutuhkan investasi, pembangunan infrastruktur, teknologi, dan kondisi ekonomi yang mendukung.

Terlebih Iran saat ini menghadapi tekanan sanksi Amerika Serikat. Karena itu, cadangan baru tersebut menjadi aset strategis jangka panjang bagi Tehran di tengah upayanya mempertahankan sektor energi dan perekonomian nasional. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Pakta Pertahanan Mekah Siap Kerahkan Pasukan Hadapi Houthi

Rekomendasi untuk Anda

Internasional
Dunia Islam
Internasional