Teheran, MINA — Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Larijani, tewas dalam serangan Israel pada Senin (16/3). Dalam serangan yang sama, komandan milisi Basij, Gholamreza Soleimani, juga dilaporkan meninggal dunia.
Konfirmasi tersebut disampaikan Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran melalui pernyataan yang dimuat oleh media semi-resmi Mehr News. Pernyataan itu menyebut Larijani gugur setelah mengabdikan hidupnya bagi Iran dan Revolusi Islam.
Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz menyatakan bahwa Israel telah menargetkan dan membunuh sejumlah pemimpin penting Iran, termasuk Larijani. Ia menyebut serangan tersebut bertujuan menghentikan kemampuan kepemimpinan Iran.
Larijani merupakan salah satu pejabat paling berpengaruh dalam struktur politik Iran. Ia pernah menjabat sebagai ketua parlemen dan juga memimpin negosiasi nuklir Iran dengan negara-negara Barat.
Baca Juga: Militer Yaman Klaim Lumpuhkan 1.747 Personel Houthi
Ia terakhir terlihat di depan publik pada Jumat (13/3) ketika menghadiri peringatan Hari Al-Quds di Teheran bersama Presiden Masoud Pezeshkian.
Kematian Larijani disebut sebagai salah satu pembunuhan pejabat tingkat tinggi dalam konflik yang sedang berlangsung di kawasan. Sejumlah analis menilai peristiwa ini berpotensi membuat sikap kepemimpinan Iran ke depan menjadi lebih keras dalam menghadapi konflik. []
Baca Juga: Suriah Peringatkan Serangan Israel ke Wilayahnya Ancam Keamanan dan Stabilitas Kawasan
















Mina Indonesia
Mina Arabic