Tel Aviv, MINA – Pendudukan Israel telah menyelesaikan pembentukan Direktorat Wilayah Timur untuk memimpin inisiatif keamanan dan sipil yang luas di sepanjang perbatasan darat terpanjangnya dengan Yordania, termasuk rencana untuk membangun sekitar 40 pos permukiman baru.
Menurut Maariv, Kementerian Pertahanan Israel membentuk Direktorat Wilayah Timur pada awal tahun ini. Kementerian mengatakan badan tersebut dibentuk untuk mengkoordinasikan dan mengawasi pekerjaan berbagai departemennya di wilayah timur dengan kementerian pemerintah dan otoritas negara.
Dalam beberapa pekan terakhir, direktorat telah melakukan kunjungan lapangan ke daerah tersebut dan mengadakan lokakarya strategis yang dihadiri puluhan anggota parlemen dan pejabat senior pemerintah.
Direktur Jenderal Kementerian, Mayor Jenderal (purnawirawan) Amir Baram, mengatakan kepada Forum Direktur Kementerian pada Ahad (5/7) bahwa wilayah timur, sebagai perbatasan darat terpanjang Israel, merupakan wilayah yang rentan terhadap serangan.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
“Karena wilayah ini sudah bertahun-tahun bukan prioritas nasional, respons pemerintah membutuhkan mobilisasi penuh dari semua kementerian dan otoritas untuk mengembangkan infrastruktur perbatasan dan pertahanan, serta transportasi, pemukiman, dan industri,” katanya.
Forum yang diadakan di markas Kementerian Pertahanan Kirya di Tel Aviv ini menandai selesainya pembentukan direktorat tersebut. Forum ini dihadiri oleh direktur jenderal dari beberapa kementerian pemerintah, perwakilan dari Perusahaan Listrik Israel, Otoritas Air, Organisasi Zionis Dunia, Jenderal Garda Yudisial, Wakil Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan, pejabat senior Kementerian Pertahanan, kepala departemen, dan komandan divisi militer Israel yang baru-baru ini dibentuk di wilayah timur. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
















Mina Indonesia
Mina Arabic