Gaza, MINA – Pasukan pendudukan Israel terus melanggar perjanjian gencatan senjata di Gaza pada hari ke-118, Kamis (5/2).
Selama 24 jam terakhir, pelanggaran Israel menyebabkan setidaknya 24 warga Palestina syahid dan puluhan lainnya terluka di berbagai bagian Gaza. Al-Mayadeen melaporkan.
Rumah sakit di seluruh Jalur Gaza melaporkan menerima 24 korban syahid dan 38 korban luka selama periode yang sama, karena pasukan pendudukan Israel meningkatkan serangan mereka meskipun gencatan senjata secara resmi masih berlaku.
Sebelumnya pada Kamis, seorang gadis Palestina terluka setelah pasukan Israel menembaki tenda tempat dia berlindung di dekat bundaran Abu Hamid di pusat Khan Younis, di Gaza Selatan. Kapal-kapal angkatan laut Israel juga menembak ke arah garis pantai Khan Younis.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Di Gaza Utara, pasukan Israel melakukan penghancuran bangunan tempat tinggal di kamp pengungsi Jabalia, sementara pesawat tempur Israel melakukan serangan udara yang menargetkan daerah-daerah di timur laut Kota Gaza. Serangan udara tambahan dilaporkan terjadi di sebelah timur Deir al-Balah di Gaza Tengah, menghantam zona di sekitar posisi militer Israel.
Sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 11 Oktober, pelanggaran Israel telah mengakibatkan setidaknya 556 orang syahid, lebih dari 1.500 orang terluka, dan 717 jenazah ditemukan dari bawah reruntuhan.
Jumlah korban syahid sejak dimulainya agresi Israel pada 7 Oktober 2023 telah meningkat menjadi 71.825 orang, dengan 171.608 orang terluka. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
















Mina Indonesia
Mina Arabic