Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Israel Manfaatkan Perang Iran untuk Perparah Kelaparan di Gaza

Hasanatun Aliyah Editor : Ali Farkhan Tsani - Selasa, 17 Maret 2026 - 12:45 WIB

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:45 WIB

15 Views

Ilustrasi: Anak-anak dan warga Palestina mengantre makanan di Jalur Gaza. (Foto: UN News)

Gaza, MINA – Lembaga Euro-Med Human Rights Monitor menyatakan, Israel memanfaatkan fokus internasional terhadap perang dengan Iran untuk mengintensifkan kelaparan warga sipil di Jalur Gaza dan penutupan penyeberangan Rafah.

Dalam pernyataan pers pada Senin (16/3), organisasi yang berbasis di Jenewa itu mengatakan otoritas Israel menutup semua penyeberangan dengan Gaza pada 28 Februari, menangguhkan masuknya bantuan kemanusiaan, bahan bakar dan pasokan komersial.

Menurut kelompok itu, Israel membuka kembali sebagian penyeberangan Kerem Abu Salem pada 3 Maret untuk memungkinkan masuknya bahan bakar dan pengiriman bantuan dalam jumlah terbatas ke wilayah tersebut.

Euro Med melaporkan, sejak penyeberangan dibuka kembali hingga akhir pekan lalu, hanya puluhan truk yang diizinkan lewat, sekitar 30 truk lebih sedikit dari rata-rata harian yang diizinkan sebelum pecahnya perang dengan Iran.

Baca Juga: Jumlah Perempuan Palestina di Penjara Israel Capai 88 Orang

Israel tidak mematuhi komitmen yang digariskan dalam perjanjian gencatan senjata, terutama terkait masuknya bantuan kemanusiaan dan barang komersial ke Gaza.

Berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang berlaku pada 10 Oktober 2025, sekitar 600 truk per hari seharusnya memasuki wilayah kantong tersebut. Namun, data resmi menunjukkan bahwa jumlah truk yang diizinkan masuk tidak melebihi 41 persen dari jumlah tersebut.

Euro-Med juga menyoroti pelanggaran besar terkait pasokan bahan bakar, mencatat bahwa hanya 14,8 persen dari jumlah bahan bakar yang disepakati telah diizinkan masuk ke Gaza.

Kekurangan bahan bakar terus melumpuhkan sektor-sektor vital, termasuk rumah sakit, jaringan air dan limbah, layanan bantuan, dan transportasi. []

Baca Juga: Pasukan Israel Mundur dari Hebron Setelah 10 Hari Serangan Militer

Mi’raj News Agency (MINA)

Rekomendasi untuk Anda

Dunia Islam
Palestina
Palestina
Dunia Islam