Beirut, MINA – Militer Israel mengeluarkan peringatan kepada warga sipil di sejumlah wilayah Lebanon selatan untuk segera mengungsi menjelang rencana serangan terhadap target-target yang diklaim terkait dengan kelompok Hezbollah.
Peringatan tersebut memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik lintas perbatasan yang selama berbulan-bulan telah mengguncang kawasan. Yedioth Ahronoth melaporkan, Ahad (14/6).
Juru bicara militer Israel menyatakan operasi militer akan menyasar infrastruktur dan fasilitas yang disebut digunakan Hezbollah untuk aktivitas militer.
Otoritas Israel menuduh kelompok tersebut terus meningkatkan serangan terhadap wilayah utara Israel, sehingga diperlukan tindakan yang disebut sebagai langkah pertahanan dan pencegahan ancaman.
Baca Juga: Kementerian Gaza Serukan Perlindungan Terhadap Perempuan, Korban Tewas Capai 11.900
Menyusul peringatan tersebut, sejumlah warga Lebanon dilaporkan mulai meninggalkan daerah yang dianggap berisiko menjadi sasaran serangan.
Pemerintah Lebanon dan sejumlah organisasi kemanusiaan meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi kemungkinan gelombang pengungsian baru jika operasi militer benar-benar dilaksanakan dalam skala besar.
Di pihak lain, Hezbollah menegaskan akan tetap menghadapi setiap serangan yang dilancarkan Israel. Kelompok itu menyatakan aktivitas militernya merupakan bagian dari dukungan terhadap rakyat Palestina dan perlawanan terhadap agresi Israel di kawasan.
Hingga kini belum ada tanda-tanda bahwa kedua pihak akan menurunkan eskalasi dalam waktu dekat.
Baca Juga: Sekitar 145 Pemukim Ekstremis Israel Serbu Masjid Al-Aqsa
Ketegangan di perbatasan Israel-Lebanon meningkat tajam sejak pecahnya perang di Gaza pada Oktober 2023. Pertukaran serangan antara Israel dan Hezbollah telah menyebabkan ribuan warga di kedua sisi perbatasan mengungsi, sementara berbagai upaya diplomatik internasional untuk meredakan konflik belum menghasilkan terobosan berarti.
Serangan baru Israel ke Lebanon berpotensi memperluas konflik regional yang saat ini juga melibatkan ketegangan di Gaza, Suriah, Laut Merah, serta konfrontasi antara Iran dan Israel.
Jika eskalasi terus berlanjut, situasi tersebut dikhawatirkan memperburuk krisis kemanusiaan dan mengancam stabilitas keamanan kawasan Timur Tengah secara lebih luas. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Serangan Terbaru Israel Tewaskan Seorang Warga Gaza, Sejumlah Lainnya Terluka
















Mina Indonesia
Mina Arabic