Ramallah, MINA – Israel melancarkan operasi penahanan dan interogasi lapangan skala besar di Tepi Barat, mulai Selasa malam hingga Rabu (28/1) pagi.
Dilansir dari WAFA, dalam semalam, sedikitnya 130 warga Palestina termasuk dua wanita, seorang anak, dan mantan narapidana ditahan oleh tentara Israel.
Organisasi Tahanan Palestina (PPS) mengatakan bahwa penangkapan dan interogasi di tempat terjadi di sebagian besar Provinsi Tepi Barat, dengan konsentrasi khusus di Kota Burin dan Madama di Provinsi Nablus, Kota Aqaba di Provinsi Tubas, dan Kota Immatin di Provinsi Qalqilya.
PPS menegaskan bahwa sebagian besar dari mereka yang ditangkap menjalani interogasi di lapangan sebelum dibebaskan.
Baca Juga: Usai Juara FIFA ASEAN Cup, Timnas Indonesia Bersiap Hadapi Piala Asia 2027
Otoritas Israel terus melakukan operasi penangkapan, yang merupakan kebijakan paling menonjol dari kebijakan tetap dan sistematis yang mereka terapkan setiap hari terhadap warga sipil, karena jumlah penangkapan di Tepi Barat setelah perang telah mencapai lebih dari 21 ribu penangkapan. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Ini Kata-Kata Pelatih John Herdman Usai Timnas Juara FIFA ASEAN Cup 2026
















Mina Indonesia
Mina Arabic