Tel Aviv, MINA – Utusan dan menantu Presiden AS Donald Trump, Jared Kushner, akan mengunjungi Israel pekan depan dengan harapan menjembatani kesenjangan dalam rencana Gaza yang ditolak oleh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, kata pejabat Washington.
Kushner dan Nickolay Mladenov, perwakilan tinggi Gaza dari Dewan Perdamaian Trump yang melaksanakan kesepakatan, akan mengunjungi Israel dan mediator utama Mesir. Gulf News melaporkan, Sabtu (15/8).
Kunjungan terjadi setelah Netanyahu secara terbuka menolak rencana 15 poin yang diumumkan oleh Mladenov di mana Hamas setuju menyerahkan senjatanya kepada komite pemerintahan Palestina yang baru di Gaza.
Seorang pejabat Dewan Perdamaian mengatakan Kushner dan Mladenov berharap ada “percakapan konstruktif” untuk memajukan rencana perdamaian Trump secara keseluruhan yang dimulai dengan deklarasi gencatan senjata pada Oktober 2025, yang telah mengurangi namun belum mengakhiri serangan Israel di Gaza.
Baca Juga: Wabah Pes Mengintai Rusia, WHO Ungkap Data Global
“Amerika Serikat dan Israel sepakat pada negara akhir, yaitu Hamas yang sudah demiliterisasi,” kata pejabat tersebut dengan syarat anonim.
“Kami akan mendengarkan kekhawatiran yang telah disampaikan dan membicarakan langkah selanjutnya. Yang krusial adalah kami berdua sepakat pada hasil yang diinginkan dan sedang mencari cara untuk mempercepat kemajuan,” ujarnya.
Bagian terbaru dari rencana Gaza, yang disetujui Hamas pada akhir Juli, akan memulai penarikan bertahap pasukan Israel dari sebagian besar Jalur Gaza, menurut versi awal yang dirilis oleh Dewan Perdamaian.
Mladenov kemudian mundur dan mengatakan bahwa Israel tidak perlu menarik pasukan sampai perlucutan senjata total Hamas.
Baca Juga: EPAL Catat 68.000 Lebih Aksi Pro-Palestina di Eropa dalam Tiga Tahun
Netanyahu berjanji tidak akan mundur dan menyuarakan skeptisisme bahwa Hamas akan melucuti senjata, mengatakan bahwa mereka harus menghancurkan senjata dengan cara yang dapat diverifikasi.
Sementara Hamas memberikan syarat penarikan pasukan Israel terlebih dahulu dari Jalur Gaa, baru pelucutan senjata. []
Mi’raj News Agency (MINA)
Baca Juga: Inggris Ancam Usir 27 Diplomat Israel Usai Penutupan Konsulat di Yerusalem Timur
















Mina Indonesia
Mina Arabic