Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Laut Arab

Widi Kusnadi Editor : Ali Farkhan Tsani - Jumat, 6 Februari 2026 - 00:55 WIB

Jumat, 6 Februari 2026 - 00:55 WIB

20 Views ㅤ

Kapal Induk milik AS. (Gambar: X)

Laut Arab, MINA – Jet tempur Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) menembak jatuh sebuah drone Iran yang mendekat ke arah kapal induk USS Abraham Lincoln di perairan Laut Arab, dalam insiden yang terjadi baru-baru ini. Al-Jazeera melaporkan, Kamis (5/2).

Militer AS melalui Komando Pusatnya (CENTCOM) menyatakan bahwa sebuah drone Iran Shahed-139 terbang “secara agresif” mendekati kapal induk yang tengah berlayar sekitar 500 mil dari pesisir selatan Iran.

Jet tempur F-35C yang lepas landas dari USS Abraham Lincoln kemudian melepaskan tembakan dan drone tersebut berhasil dijatuhkan guna melindungi kapal induk serta para personel di atasnya.

Tidak ada personel militer AS yang cedera dan peralatan militer tidak mengalami kerusakan dalam insiden tersebut, menurut pernyataan resmi komando militer Amerika.

Baca Juga: Wapres AS: Perundingan dengan Iran Ada Kemajuan, Tapi Belum Deal

Kejadian ini mencerminkan ketegangan yang terus meningkat antara kedua negara di kawasan tersebut, terutama di tengah pertikaian soal program nuklir Iran dan keberadaan kekuatan militer AS di sekitar Teluk Persia.

Meski militer AS menggambarkan tindakan ini sebagai langkah defensif, insiden serupa berpotensi menambah risiko salah perhitungan militer di wilayah yang sensitif.

Hingga kini, pihak Iran belum memberikan komentar resmi mengenai insiden serangan drone yang ditembak jatuh tersebut.

Media Iran sempat melaporkan hilangnya kontak dengan satu drone mereka di Laut Arab pada hari yang sama, tetapi tidak mengonfirmasi detail lebih jauh tentang keterlibatan militer AS.

Baca Juga: PBB: 300.000 Warga Yaman Mengungsi, Taiz Terisolasi

Kapal induk USS Abraham Lincoln merupakan salah satu kapal perang terbesar milik Angkatan Laut AS dan sering digunakan sebagai simbol kekuatan proyeksi militer Amerika di luar negeri.

Keberadaan kapal ini di Laut Arab terjadi di tengah upaya Washington untuk menekan Teheran dan menunjukkan kesiapan militernya di kawasan, termasuk sambil menunggu dialog diplomatik yang direncanakan dengan pejabat Iran. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: AS Dilaporkan Serang Pulau Qeshm di Selat Hormuz, Ledakan Terdengar di Pesisir Selatan Iran

Rekomendasi untuk Anda

Iran Gelar Latihan Militer Berskala Besar di Selat Hormuz
Internasional
Amerika
Internasional