Image for large screens Image for small screens

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Damai di Palestina = Damai di Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jumlah Korban Bencana Sumatra Hampir 1.000 Jiwa Meninggal, 226 Hilang

Ansaf Muarif Gunawan Editor : Rudi Hendrik - Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:55 WIB

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:55 WIB

9 Views ㅤ

Relawan UAR membersihkan lumpur pascabanjir di permukiman warga sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan pengurangan risiko penyakit setelah bencana, Jumat (12/12/25). (Foto: UAR)

Jakarta, MINA — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, hingga Jumat (12/12), jumlah korban bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hampir menembus 1.000 jiwa atau sekitar 995 orang meninggal dunia, 226 jiwa masih dinyatakan hilang. Angka tersebut meningkat dibandingkan sehari sebelumnya yang tercatat sebanyak 990 orang.

Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB Abdul Muhari mengatakan, data korban jiwa tersebut masih bersifat sementara dan berpotensi bertambah mengingat luasnya wilayah terdampak bencana.

“Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, dari 990 jiwa meninggal dunia per kemarin 11 Desember, saat ini rekapitulasi kami menunjukkan angka 995 jiwa total meninggal dunia di tiga provinsi,” ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal resmi BNPB.

Menurutnya, BNPB saat ini masih melakukan proses verifikasi dan sinkronisasi ulang data korban bersama instansi terkait, termasuk pencatatan sipil, guna memastikan keakuratan data berdasarkan nama dan alamat korban.

Baca Juga: DPR Sahkan UU Pelindungan Ketenagakerjaan, Hak Pekerja Diperkuat

Muhari menjelaskan, pihaknya juga menerima laporan dari beberapa kabupaten terkait temuan jenazah yang semula diduga korban bencana. Namun setelah dilakukan konfirmasi identitas, diketahui bahwa sebagian jenazah tersebut merupakan warga yang telah meninggal sebelum bencana terjadi.

Ia menambahkan, proses validasi data korban masih terus berlangsung dan diharapkan dalam beberapa hari ke depan sejumlah daerah telah menyelesaikan verifikasi tersebut. BNPB, kata dia, akan merilis data resmi yang telah tervalidasi oleh catatan sipil.

Selain korban meninggal, BNPB mencatat sebanyak 226 orang masih dinyatakan hilang dan terus dilakukan upaya pencarian oleh tim gabungan. Pemerintah bersama aparat dan relawan terus mengintensifkan operasi pencarian dan penyelamatan, sekaligus memastikan penanganan darurat bagi para penyintas bencana di wilayah terdampak. []

Mi’raj News Agency (MINA)

Baca Juga: Kemenag Dukung Amil Zakat Profesional dan Bersertifikat

Rekomendasi untuk Anda