Kapal Perang KRI Malahayati-362 Selesai Dimodernisasi, Siap Tempur

Kapal Perang KRI Malahayati-362.(Foto: Istimewa)

Kapal Perang KRI Malahayati-362 telah rampung dimodernisasi melalui Program Mid Life Modernization (MLM) oleh PT PAL Indonesia sehingga siap untuk kembali beroperasi mendukung kesiapan armada TNI Angkatan Laut (AL).

“Program MLM dilakukan untuk kapal itu yang telah bertugas sejak 1980, atau 40 tahun lalu,” demikian keterangan dari PT PAL, sebuah badan usaha milik negara dalam bidang industri perkapalan.

Nama KRI Malahayati-362 diambil dari Pahlawan Nasional asal Aceh yaitu Laksamana Malahayati yang dengan gagah berani memimpin Inong Balee melawan Armada Kapal Belanda pimpinan Cornelis de Houtman.

KRI Malahayati-362 merupakan korvet kelas Fatahilah yang dibuat oleh galangan kapal Wilton-Fijenoord di Belanda dan masuk dalam operasional TNI AL pada tahun 1980, memiliki panjang 83,85 meter dan berat 1484 ton.

Sebagaimana keterangan tertulis yang diterima MINA, Ahad (4/10), dalam tahap modernisasi tersebut instrumen baik platform, sensor dan senjata, serta performa kapal ditingkatkan sehingga dapat maksimal menjalankan tugas operasional TNI AL.

Program MLM KRI Malahayati-362 oleh PT PAL Indonesia berhasil diselesaikan sesuai kontrak. Modernisasi mencakup peremajaan ship platform, modernisasi CPP & Sensor-Senjata, penggantian propulsi CODOG menjadi CODAD, diesel generator, dan pembaharuan CMS, serta training kepada pengawak kapal TNI Angkatan Laut dalam pengoperasian dan pemeliharaan tingkat organik.

Salah satu aspek yang menarik dalam proyek MLM adalah penggantian sistem penggerak combine diesel or gas turbine (CODOG) dan dimoderinasi menggunakan combine diesel and diesel (CODAD) melalui penggantian Gas Turbin dengan dua unit Diesel Engine, sehingga total menjadi empat Diesel Engine yang menjadikan lebih powerful, stabil dan ekonomis.

Penyesuaian atau modernisasi dengan teknologi terkini juga dilakukan pada combat management system (CMS). Setelah melaksanakan program MLM, KRI Malahayati-362 mampu melaksanakan fungsi peperangan laut modern dan estimasi operasional selama 15 tahun ke depan.

Hal tersebut menunjukan kapasitas dan kapabilitas yang dimiliki oleh PT PAL Indonesia dalam menjalankan proyek yang telah dipercayakan.

Seluruh pekerjaan program MLM KRI Malahayati-362 telah diselesaikan dan telah lulus Verifikasi 1, Verifikasi 2 dan Verifikasi 3 (uji fungsi) serta Uji Kelaikan atau Harbour Acceptance Test (HAT) dan Sea Acceptance Test (SAT) yang dilakukan bersama oleh PT PAL Indonesia (Persero), Satgas MLM KRI Malahayati-362 dan Puslaik Kementerian Pertahanan yang dibantu oleh Satlaikmattim sesuai ketentuan dalam kontrak.

KRI Malahayati-362 telah mendapatkan Sertifikat Laik Laut Militer dari Puslaik Kementerian Pertahanan dan Certificate of Final Acceptance (COFA) dari Baranahan Kementerian Pertahanan.

Dilansir dari situs Mil Power, kapal ini biasa disenjatai dengan 1 x Bofors 120mm/46-caliber TAK-120 naval gun, 1 x Bofors 40mm/70-caliber Mk.2 anti-aircraft gun 2 x 20mm Mk.16 autocannons, 4 x MM38 Exocet AShMs, 2 x Bofors SR-375A 375mm anti-submarine mortars, dan 2 x Mk.32 triple torpedo tubes.

Perkuat Armada Tempur di Papua

Kementerian Pertahanan secara resmi melaksanakan penyerahan operasional KRI Malahayati-362 kepada TNI AL di PT PAL Indonesia (Persero) pada Jumat, 2 Oktober 2020.

Setelah serah terima operasional ini KRI Malahayati-362 akan diproyeksikan akan memperkuat jajaran armada di Komando Armada (Koarmada) 3 di Sorong, Papua.

PT PAL Indonesia mendapat kepercayaan dan dukungan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia dan TNI AL baik dalam pembangunan maupun pemeliharaan dan perbaikan kapal perang.

PT PAL Indonesia sebagai Lead Integrator Matra Laut untuk kapal kombatan selalu siap mendukung program Pemerintah dan mewujudkan kemandirian Industri Pertahanan Nasional.

Kegiatan Mild Life Modernization (MLM) merupakan salah satu upaya mempertahankan usia pakai dan kemampuan tempur Kelas Korvet.

MLM KRI Malahayati-362 mulai dilaksanakan pada September 2016 dilaksanakan seluruhnya oleh PT. PAL Indonesia bersama PT. Putindo Trada Wisesa.

Setelah Program MLM yang bertujuan untuk memperpanjang usia pakai dan modernisasi semua sistem yang ada, KRI Malahayati-362 diharapkan akan terus mewarisi keberanian dan semangat Laksamana Malahayati.

Program MLM KRI Malahayati-362 adalah keberhasilan anak bangsa untuk memperkuat TNI AL dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(AK/R1/P1)

Mi’raj News Agency (MINA)